Console, News, Nintendo

Shigeru Miyamoto Ungkap Rahasia Menilai Game yang Bagus: “Proses Merupakan Bagian yang Penting”

Sebagai otak di balik Mario, Zelda, dan banyak game legendaris Nintendo, Shigeru Miyamoto membagikan pemikirannya tentang desain game selalu menarik perhatian. Salah satu prinsip yang selalu ia pegang teguh adalah bagaimana mengetahui apakah sebuah game benar-benar bagus atau tidak sejak tahap awal pengembangannya.

Mengutip Meristation.com, menurut Miyamoto, kesan pertama sangat menentukan. “Hal yang paling penting adalah bagaimana perasaan pemain dalam 2 atau 3 menit pertama. Itu adalah jendela waktu di mana hati pemain bisa terpikat,” ungkapnya. Itulah mengapa Nintendo tidak langsung fokus pada grafik atau elemen visual lainnya sebelum gameplay inti benar-benar solid. Jika inti permainan terasa membosankan atau tidak menarik, maka seluruh proyek lebih baik dibuang dan diulang dari awal.

Miyamoto menjelaskan bagaimana proses ini terjadi dalam pengembangan F-Zero, game balap futuristik ikonik dari Nintendo. Pada awalnya, tim ingin menciptakan kendaraan balap yang terlihat lebih hidup dan dinamis. Namun, ada kendala teknis yang harus dihadapi.

“Kami ingin menambahkan ban pada kendaraan agar lebih realistis, tetapi itu akan menggandakan penggunaan memori. Jika kami juga menambahkan efek asap saat drifting, penggunaan memori akan semakin besar. Karena itu, kami akhirnya mengubah mobil menjadi hovercraft,” jelasnya. Keputusan ini bukan hanya solusi teknis, tetapi juga menciptakan identitas unik untuk F-Zero yang bertahan hingga sekarang.

Shigeru Miyamoto Ungkap Rahasia Menilai Game yang Bagus: “Proses Merupakan Bagian yang Penting”

Pentingnya Gagal di Awal Proses Pengembangan

Miyamoto juga menekankan bahwa eksperimen dan kegagalan adalah bagian penting dalam proses kreatif. “Jika kamu melakukan eksperimen sejak awal, kamu bisa mengalami berbagai jenis kegagalan. Itu adalah proses yang penting juga,” katanya.

Pendekatan ini menegaskan bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi justru dimanfaatkan untuk menghasilkan ide yang lebih baik. Dengan menguji berbagai konsep sejak dini, pengembang bisa menemukan cara terbaik untuk membuat game yang benar-benar menyenangkan.

Prinsip utama yang diajarkan Miyamoto adalah membangun fondasi gameplay yang kuat sebelum menambahkan aspek lain seperti grafik atau efek visual. Jika sebuah game sudah terasa seru meskipun hanya dengan elemen gameplay dasarnya, maka pengembang bisa yakin bahwa game tersebut memiliki potensi besar untuk sukses.

Filosofi ini telah diterapkan dalam banyak game Nintendo, dari Super Mario hingga The Legend of Zelda, dan terbukti menjadi pendekatan yang menghasilkan game-game yang tetap relevan selama puluhan tahun.