Bandai Namco Entertainment kembali membuat langkah menarik dengan mendaftarkan dua merek dagang terbaru: Once Upon a KATAMARI di Eropa pada 27 Februari dan Gekishin Squadra di Amerika Serikat serta Eropa pada 14 Februari. Langkah ini semakin memperkuat spekulasi bahwa game baru dari franchise populer atau IP (Intellectual Property) baru sedang dalam pengembangan.
Once Upon a KATAMARI – Awal Baru untuk Franchise Ikonik?
Seri Katamari dikenal dengan gameplay uniknya di mana pemain mengontrol bola lengket yang semakin membesar dengan menggulung berbagai benda. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, rilis terbaru dari Katamari hanya berupa versi remaster atau REROLL dari game sebelumnya, seperti We Love Katamari REROLL+ Royal Reverie. Jika Once Upon a KATAMARI merupakan game baru, ini bisa menjadi entri pertama dalam seri ini sejak Touch My Katamari yang rilis untuk PS Vita pada 2011.
Penggemar pun mulai berspekulasi bahwa Once Upon a KATAMARI bisa membawa elemen baru, seperti cerita yang lebih mendalam atau mekanik gameplay yang lebih segar dibandingkan pendahulunya. Namun, hingga saat ini, Bandai Namco belum memberikan pernyataan resmi terkait proyek ini.
Gekishin Squadra – Game Baru atau Spin-Off dari IP Populer?

Selain Once Upon a KATAMARI, nama Gekishin Squadra juga menarik perhatian. Kata “Gekishin” sendiri sempat muncul dalam judul Dragon Ball Z II: Gekishin Freeza yang dirilis pada tahun 1991 untuk Famicom, tetapi “Gekishin” bukan istilah eksklusif dalam franchise Dragon Ball. Dengan demikian, ada kemungkinan besar Gekishin Squadra adalah IP baru atau spin-off dari salah satu game Bandai Namco lainnya, seperti Gundam atau Super Robot Wars.
Banyak yang menduga bahwa “Squadra” (bahasa Italia untuk “tim” atau “skuad”) bisa merujuk pada game berbasis tim, seperti RPG atau strategi berbasis unit. Jika benar demikian, Gekishin Squadra bisa menghadirkan pertempuran berbasis tim dalam skala yang lebih besar dibandingkan game sebelumnya dari Bandai Namco.
Bandai Namco memang dikenal sering mendaftarkan merek dagang sebelum mengumumkan proyek baru. Beberapa merek dagang yang mereka daftarkan sebelumnya akhirnya menjadi judul game resmi, seperti Digimon Story: Time Stranger, Elden Ring Nightreign, Sword Art Online: Fractured Daydream, dan SPYxANYA: Operation Memories.
Namun, tidak semua merek dagang langsung diumumkan sebagai game. Beberapa di antaranya, seperti Towa and the Guardians of the Sacred Tree dan case. mirage, masih belum terungkap hingga sekarang. Ini menambah misteri tentang apakah Once Upon a KATAMARI dan Gekishin Squadra akan segera diumumkan, atau masih dalam tahap awal pengembangan.
Pendaftaran merek dagang ini memberi harapan baru bagi penggemar Bandai Namco, terutama bagi pecinta Katamari yang sudah lama menantikan game baru. Sementara itu, Gekishin Squadra masih menjadi misteri, tetapi bisa saja menjadi game berbasis tim yang menarik.
Dengan track record Bandai Namco yang sering mengejutkan penggemarnya dengan proyek baru, kita hanya bisa menunggu pengumuman resmi dalam beberapa bulan ke depan. Apakah ini akan menjadi era baru bagi Katamari? Atau Gekishin Squadra akan menjadi IP yang benar-benar fresh? Kita nantikan saja!

