Console, News, PC

Final Fantasy XVI Kehilangan Momentum, Square Enix Siap Tinggalkan Eksklusivitas PlayStation

Square Enix sepertinya mulai mempertimbangkan ulang strategi eksklusivitasnya setelah penjualan Final Fantasy XVI tidak mencapai ekspektasi. Dalam laporan keuangan terbaru, Presiden Square Enix, Takashi Kiryu, mengungkapkan bahwa game action RPG ini telah terjual sebanyak 3,5 juta unit sejak perilisannya. Namun, yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa 3 juta unit di antaranya terjual hanya dalam minggu pertama rilis, yang berarti dalam dua tahun setelahnya, game ini hanya berhasil menambah sekitar 500 ribu unit.

Bagi seri Final Fantasy yang selama dua dekade terakhir dikenal sebagai salah satu RPG tersukses di industri, angka ini terbilang mengecewakan. Bahkan, saat rilis versi PC yang diharapkan bisa meningkatkan penjualan, respons pasar justru kurang memuaskan. Saat diluncurkan di Steam pada September tahun lalu, Final Fantasy 16 hanya mencatatkan 9 ribu pemain di hari pertama dan terjual kurang dari 300 ribu unit secara keseluruhan.

Eksklusivitas PlayStation Gagal Membantu Penjualan

Final Fantasy XVI Kehilangan Momentum, Square Enix Siap Tinggalkan Eksklusivitas PlayStation

Sejak beberapa tahun terakhir, Square Enix memilih jalur eksklusivitas dengan PlayStation untuk seri Final Fantasy. Namun, hasil yang kurang memuaskan dari Final Fantasy XVI membuat perusahaan mulai mengevaluasi ulang keputusannya. Penjualan yang stagnan menjadi indikasi bahwa eksklusivitas ini justru menghambat ekspansi pasar, terutama ketika banyak gamer yang kini lebih memilih platform lain seperti Xbox dan PC.

Kondisi ini tampaknya mendorong Square Enix untuk membuka diri terhadap ekosistem gaming yang lebih luas. Rumor menyebutkan bahwa Final Fantasy XVI akan segera hadir di Xbox dalam waktu dekat. Selain itu, Final Fantasy VII Remake dan Final Fantasy VII Rebirth juga dikabarkan akan tersedia di Xbox pada tahun mendatang, dengan rencana perilisan serentak untuk semua game baru di masa depan.

Masa Depan Final Fantasy: Multiplatform Jadi Solusi?

Final Fantasy XVI Kehilangan Momentum, Square Enix Siap Tinggalkan Eksklusivitas PlayStation

Keputusan Square Enix untuk tidak lagi membatasi Final Fantasy hanya pada satu platform sepertinya menjadi langkah yang masuk akal. Dengan popularitas Final Fantasy yang telah mendunia, pembatasan akses hanya pada pengguna PlayStation tampaknya menjadi penghalang bagi pertumbuhan seri ini.

Kini, dengan semakin banyak game Square Enix yang siap hadir di berbagai platform, langkah ini bisa menjadi titik balik dalam kebijakan perusahaan. Dengan basis penggemar yang besar di berbagai ekosistem gaming, membuka akses ke lebih banyak platform dapat membantu meningkatkan penjualan dan memastikan bahwa warisan Final Fantasy tetap relevan di era gaming modern.

Bagaimana menurutmu? Apakah keputusan Square Enix untuk melepas eksklusivitas PlayStation adalah langkah yang tepat?