[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Pasar game mobile terus berkembang pesat, khususnya di genre first-person shooter (FPS) yang semakin dipenuhi berbagai judul ambisius. Salah satu yang terbaru adalah Garena Delta Force Mobile, game yang mencoba merangkum semua elemen favorit pecinta FPS: pertarungan taktis, pertempuran skala besar, hingga mode extraction bergaya survival. Tidak hanya menawarkan variasi mode permainan, Delta Force Mobile juga menjanjikan kualitas grafis setara konsol untuk pengalaman gaming di genggaman tangan.

Namun, di tengah tingginya ekspektasi tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah game ini benar-benar mampu memenuhi standar tinggi gamer mobile masa kini? Melalui artikel ini, kami di JagoGame.id akan mengulas secara mendalam berbagai aspek Delta Force Mobile, mulai dari gameplay, grafis, audio, sistem progresi, hingga isu-isu seputar monetisasi dan privasi pengguna. Simak ulasan lengkapnya sebelum kamu memutuskan untuk mengunduh dan mencobanya!

Beragam Mode Permainan: Variasi Menjadi Senjata Utama

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Salah satu kekuatan terbesar yang langsung terasa dalam Garena Delta Force Mobile adalah banyaknya variasi mode permainan yang ditawarkannya. Game ini tidak hanya mengandalkan satu jenis gameplay, melainkan berusaha memberikan pengalaman bertarung yang beragam untuk berbagai tipe pemain.

Pertama, ada Team Deathmatch, mode klasik yang sudah akrab bagi penggemar FPS. Di sini, dua tim berhadapan dalam pertandingan cepat yang mengandalkan kecepatan refleks, keahlian menembak, dan koordinasi sederhana. Mode ini sangat cocok bagi pemain yang menginginkan aksi instan tanpa perlu banyak persiapan atau strategi kompleks.

Kedua, tersedia mode Large-Scale Battlefield, yang memperluas skala pertempuran dengan melibatkan lebih dari 32 pemain sekaligus dalam satu arena besar. Mode ini menghadirkan nuansa peperangan yang lebih kacau dan strategis, di mana kerja sama tim, penguasaan medan, serta pengelolaan sumber daya menjadi faktor kunci kemenangan. Bagi mereka yang menyukai pertempuran besar ala Battlefield, mode ini menawarkan pengalaman yang mendekati.

Ketiga, hadir Extraction Mode, sebuah sentuhan berbeda yang terinspirasi dari game survival hardcore seperti Escape from Tarkov. Dalam mode ini, pemain tidak hanya bertempur, tetapi juga harus menjalankan misi tertentu, mengumpulkan loot bernilai tinggi, dan mencari jalan keluar dengan selamat. Risiko tinggi karena kehilangan barang rampasan bila gagal menambah ketegangan tersendiri dalam setiap langkah yang diambil.

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Dengan menawarkan tiga gaya bermain yang sangat berbeda, Delta Force Mobile berhasil mengatasi kebosanan yang sering kali menghantui game shooter mobile. Bagi gamer yang menyukai pergantian ritme antara aksi cepat dan gameplay penuh strategi, variasi mode ini menjadi nilai tambah besar yang membuat permainan terasa segar setiap kali dimainkan. Kombinasi ini menjadikan Delta Force Mobile fleksibel untuk berbagai selera pemain, baik casual maupun kompetitif.

Visual Berkualitas Tinggi di Platform Mobile

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Dalam hal grafis, Garena Delta Force Mobile mampu menampilkan performa visual yang patut diacungi jempol. Untuk kategori game mobile, kualitas tampilan yang dihadirkan terasa jauh di atas rata-rata. Mulai dari detail karakter, pencahayaan dinamis, hingga desain lingkungan atau peta, semua dikemas dengan tingkat ketelitian yang mendekati standar game konsol kelas atas.

Ketika dimainkan di perangkat flagship, pengalaman visual Garena Delta Force Mobile benar-benar memanjakan mata. Efek ledakan yang realistis, animasi reload senjata yang mulus, hingga transisi antar adegan yang natural, semuanya membuat pemain seolah-olah sedang menikmati game AAA di konsol portabel. Bayangan dinamis, partikel debu saat ledakan, serta detail kecil seperti pantulan cahaya di senjata, menambah kedalaman dunia dalam game ini.

Tidak hanya itu, desain map dalam game ini juga memperlihatkan keragaman yang menarik, dengan struktur bangunan, tekstur tanah, hingga efek cuaca yang dibuat cukup hidup. Atmosfer medan perang menjadi lebih imersif berkat penggunaan pencahayaan realistis dan warna yang tidak terlalu mencolok, menjaga nuansa taktis tetap terasa.

Namun, pengalaman grafis memukau ini tidak dinikmati secara merata di semua perangkat. Pada smartphone kelas menengah, terutama dengan spesifikasi hardware yang lebih rendah, penurunan frame rate menjadi masalah yang cukup mengganggu. Frame rate drops sering terjadi saat terjadi banyak aksi sekaligus di layar, seperti ledakan beruntun atau pertarungan masif antar tim. Selain itu, waktu loading peta atau animasi transisi kadang terasa sedikit tersendat.

Kondisi ini menandakan bahwa meskipun visualnya kuat, optimalisasi untuk berbagai tipe perangkat masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pengembang. Apalagi di pasar mobile yang memiliki variasi spesifikasi sangat luas, stabilitas performa menjadi faktor kunci dalam mempertahankan kepuasan pemain di semua segmen.

Mekanisme Tembak-Menembak: Nyaris Memuaskan

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Dalam genre FPS, inti pengalaman bermain tentu terletak pada mekanisme tembak-menembak atau gunplay. Dalam hal ini, Garena Delta Force Mobile menunjukkan performa yang solid dan cukup memenuhi ekspektasi pemain modern.

Pertama, recoil senjata dirancang dengan baik. Setiap senjata memiliki karakteristik recoil yang berbeda, memberikan sensasi realistis saat membidik dan menembak. Pemain tidak bisa sembarangan spray-and-pray; kontrol penuh terhadap arah tembakan menjadi hal penting, menuntut keterampilan dan ketelitian dalam setiap pertempuran.

Selain itu, bullet spread atau sebaran peluru diatur secara proporsional. Ini membuat akurasi tembakan benar-benar diuji, terutama saat bertarung di jarak menengah hingga jauh. Dengan sistem seperti ini, kemenangan dalam duel tembak lebih bergantung pada skill ketimbang keberuntungan semata.

Sensasi menembak juga terasa cukup berat dan berdampak. Setiap peluru yang ditembakkan memiliki bobot, memberikan feedback yang memuaskan melalui animasi senjata dan getaran kontrol pada perangkat. Aspek ini penting untuk menjaga pengalaman bermain tetap intens dan imersif sepanjang pertandingan.

Yang benar-benar menjadi nilai tambah adalah sistem kustomisasi senjata yang cukup mendalam. Pemain dapat memasang berbagai attachment seperti scope, grip, barrel, hingga modifikasi laras. Kustomisasi ini bukan sekadar kosmetik, tetapi benar-benar mempengaruhi statistik senjata.

Sebagai contoh, memilih grip tertentu dapat mengurangi recoil secara signifikan, memungkinkan tembakan lebih stabil. Atau memasang barrel panjang dapat meningkatkan akurasi untuk pertarungan jarak jauh, membuat strategi sniping menjadi lebih efektif. Dengan adanya sistem ini, pemain bisa menyesuaikan loadout sesuai gaya bermain masing-masing, baik itu stealth dan presisi atau gaya agresif dengan firepower penuh.

Secara keseluruhan, walaupun masih ada ruang untuk penyempurnaan, mekanisme tembak-menembak di Garena Delta Force Mobile terasa cukup kompeten dan memuaskan untuk ukuran game mobile.

Progresi Karakter dan Sistem Monetisasi: Antara Seru dan Melelahkan

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Layaknya game mobile modern, Garena Delta Force Mobile menerapkan sistem progresi berbasis XP dan unlockable gear. Setiap pertandingan memberi pengalaman dan kesempatan untuk membuka senjata atau perlengkapan baru.

Namun, di sinilah letak salah satu kekurangannya:

  • Progression terasa lambat untuk pemain gratis.

  • Monetisasi mulai terasa saat ingin membuka senjata atau upgrade tertentu dengan lebih cepat.

Walau tidak sepenuhnya pay-to-win, ritme permainan jelas berpihak pada mereka yang bersedia mengeluarkan uang. Jika kamu ingin bersaing di level tinggi tanpa top-up, kamu harus siap menginvestasikan banyak waktu untuk grinding.

Sisi positifnya, game ini tidak menggunakan sistem energi atau stamina yang membatasi durasi bermain. Kamu bisa bermain sebanyak yang kamu mau, tanpa perlu menunggu waktu recharge seperti pada game mobile lainnya.

Desain Audio: Titik Lemah yang Tidak Bisa Diabaikan

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Sayangnya, audio menjadi salah satu titik terlemah Delta Force Mobile.

  • Tembakan terdengar datar, tanpa impact suara yang memuaskan.

  • Ledakan terasa hambar, tidak memberikan sensasi destruktif yang seharusnya membahana.

  • Voice line karakter sering terdengar berulang-ulang dan tidak variatif.

Dalam game kompetitif, audio bukan sekadar pelengkap, melainkan komponen krusial untuk imersi dan deteksi musuh. Suara langkah kaki, suara granat dilempar, hingga tembakan dari jauh harus bisa terdengar jelas untuk membantu pemain bertahan.

Di Garena Delta Force Mobile, kualitas audio ini mengurangi ketegangan alami yang seharusnya hadir dalam sebuah pertempuran taktis.

Kontroversi Anti-Cheat: Perlindungan atau Pelanggaran Privasi?

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Aspek lain yang menjadi perbincangan panas adalah sistem anti-cheat game ini. Garena Delta Force Mobile menggunakan sistem anti-cheat berbasis kernel, yang berarti aplikasi memiliki akses sangat dalam ke sistem operasi perangkat. Keuntungannya, sistem ini sangat efektif melawan cheater. Namun, banyak pemain mengkhawatirkan soal privasi dan keamanan data. Dengan akses tingkat kernel, potensi pelanggaran privasi menjadi jauh lebih besar. Bagi pemain yang peduli terhadap keamanan digital, ini bisa menjadi pertimbangan serius sebelum memutuskan mengunduh game ini.

Identitas Game: Kuat dalam Eksekusi, Lemah dalam Inovasi

Garena Delta Force Mobile jelas mengambil banyak inspirasi dari game FPS besar lainnya.

  • Pertarungan besar ala Battlefield.

  • Tembak-menembak cepat ala Call of Duty.

  • Extraction gameplay ala Escape from Tarkov.

Meskipun penggabungan elemen-elemen ini berhasil menciptakan pengalaman yang seru, sayangnya, game ini belum berhasil membangun identitasnya sendiri. Setelah beberapa jam bermain, sebagian besar gamer veteran FPS mungkin akan merasa bahwa mereka “sudah pernah memainkan ini sebelumnya.”

Jika Garena Delta Force Mobile ingin bertahan dalam jangka panjang, pengembang perlu berinovasi lebih jauh, memperkenalkan mode orisinal, event eksklusif, atau mekanisme baru yang membedakannya dari para kompetitor.

Apakah Delta Force Mobile Layak Dicoba?

[REVIEW] Garena Delta Force Mobile: Ambisi Besar, Eksekusi yang Belum Sempurna

Jawabannya bergantung pada ekspektasi kamu.

  • Jika kamu mencari game FPS mobile dengan grafis tinggi, beragam mode permainan, dan mekanisme tembak-menembak yang memuaskan, maka Delta Force Mobile layak untuk dicoba.

  • Namun, jika kamu ingin pengalaman audio premium, progresi yang adil, dan tanpa kekhawatiran privasi, mungkin game ini belum sepenuhnya memenuhi harapanmu.

Kesimpulan

Garena Delta Force Mobile adalah proyek ambisius yang mencoba merangkul banyak aspek dalam genre shooter. Ia berhasil dalam beberapa hal—visual memukau, gameplay bervariasi, dan kustomisasi mendalam. Namun, kelemahan pada audio, sistem monetisasi, serta kontroversi soal anti-cheat membuat game ini terasa kurang matang untuk saat ini. Dengan pembaruan konten yang rutin, perbaikan teknis, dan penyempurnaan sistem perlindungan pemain, Garena Delta Force Mobile berpotensi besar menjadi salah satu game FPS mobile terbaik di pasaran. Tapi hingga saat itu tiba, pengalaman yang ditawarkan masih terasa setengah matang.

Skor Keseluruhan: ⭐ 3.8 / 5

KriteriaRating (1-5)Deskripsi
Mode Permainan⭐⭐⭐⭐☆Variasi mode yang kaya mulai dari Team Deathmatch, Large-Scale Battlefield, hingga Extraction, menawarkan pengalaman bermain yang dinamis.
Mekanisme Gunplay⭐⭐⭐⭐☆Tembak-menembak terasa realistis dengan recoil dan bullet spread yang presisi, namun balancing antar senjata masih bisa lebih disempurnakan.
Grafis & Visual⭐⭐⭐⭐☆Visual tajam dan mendekati kualitas konsol di perangkat flagship, walaupun optimalisasi pada perangkat menengah masih perlu ditingkatkan.
Audio & Sound Design⭐⭐⭐☆Efek suara kurang menghentak dan desain audio terasa kurang imersif, mengurangi ketegangan yang seharusnya ada dalam game shooter taktis.
Sistem Progresi & Grinding⭐⭐⭐☆Sistem progresi cukup memuaskan, namun terasa lambat bagi pemain gratis dan ada dorongan halus menuju monetisasi melalui pembelian item.
Fitur Kustomisasi Senjata⭐⭐⭐⭐☆Kustomisasi senjata berdampak nyata pada gameplay, memungkinkan pemain membentuk strategi unik berdasarkan loadout pilihan mereka.
Performa Teknis⭐⭐⭐⭐☆Lancar di ponsel flagship, namun di perangkat kelas menengah masih ditemui frame rate drop saat pertempuran intens berlangsung.
Keamanan & Privasi⭐⭐☆☆☆Sistem anti-cheat tingkat kernel menimbulkan kekhawatiran serius soal privasi pengguna, membuat sebagian pemain ragu untuk menginstal game ini.
Inovasi & Originalitas⭐⭐⭐☆Menggabungkan elemen dari banyak game populer, namun masih kurang menghadirkan identitas orisinal yang membedakan dari FPS mobile lain.