Console, News, PC

EA Resmi Batalkan Game Black Panther dan Tutup Cliffhanger Studios

Kabar mengejutkan datang dari industri game global. Electronic Arts (EA), salah satu raksasa pengembang game dunia, secara resmi membatalkan proyek game Black Panther yang tengah dikembangkan dan sekaligus menutup studio pengembangnya, Cliffhanger Studios. Keputusan ini juga disertai dengan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah karyawan, menimbulkan kekecewaan besar di kalangan penggemar dan komunitas game.

Proyek game Black Panther pertama kali diumumkan pada tahun 2023, dan menjadi sorotan karena EA membuka studio baru khusus untuk menggarap judul ini. Karakter Black Panther sendiri telah menjadi salah satu ikon penting dalam semesta Marvel sejak debutnya di MCU tahun 2016. Tak heran, antusiasme terhadap proyek ini begitu tinggi, terlebih karena karakter T’Challa membawa representasi yang kuat dalam dunia hiburan.

Namun, hampir dua tahun sejak pengumuman awal, perkembangan proyek ini nyaris tidak terdengar. Minimnya informasi membuat banyak penggemar mulai mempertanyakan kelanjutan game tersebut. Kini, laporan dari IGN mengonfirmasi kekhawatiran tersebut: Black Panther resmi dibatalkan.

EA Resmi Batalkan Game Black Panther dan Tutup Cliffhanger Studios

Dalam email internal yang dikirim kepada staf, EA menyatakan bahwa mereka tengah melakukan berbagai penyesuaian untuk memfokuskan energi kreatif dan sumber daya ke arah peluang pertumbuhan yang lebih signifikan. Dalam pernyataannya, EA menegaskan bahwa keputusan seperti ini memang sulit karena berdampak langsung pada banyak orang yang telah berkontribusi terhadap proyek tersebut.

Tidak hanya proyek Black Panther yang terdampak, EA juga melakukan efisiensi di tim mobile dan departemen pusat. Meskipun tidak menyebutkan angka pasti, IGN melaporkan bahwa sekitar 300 posisi terdampak dalam restrukturisasi ini. EA menyatakan akan berusaha menempatkan kembali sebagian staf yang terdampak ke dalam divisi lain di dalam perusahaan.

Meski berita ini mengecewakan, khususnya bagi penggemar T’Challa dan Marvel, masih ada harapan dari proyek lain. Game Marvel 1943: Rise of Hydra dijadwalkan akan dirilis dan tetap menghadirkan nuansa Marvel meski tanpa kehadiran Black Panther.

EA Resmi Batalkan Game Black Panther dan Tutup Cliffhanger Studios

Batalnya proyek ambisius Black Panther menunjukkan betapa kompleks dan dinamisnya industri game saat ini. Meskipun penuh potensi, proyek besar sekalipun tetap bergantung pada strategi bisnis dan arah pengembangan perusahaan.

Apakah ini berarti akhir dari harapan game Black Panther? Belum tentu. Penggemar masih berharap suatu hari akan ada studio lain yang membawa kembali sang Raja Wakanda ke dunia game dalam bentuk yang layak ditunggu.

Untuk saat ini, kita hanya bisa bersabar dan menantikan perkembangan berikutnya dari EA dan Marvel Games.