Razer, merek gaya hidup terkemuka global untuk para gamer, resmi mengumumkan peluncuran alat pengembangan game berbasis kecerdasan buatan (AI) terbarunya di platform Amazon Web Services (AWS). Inisiatif ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Razer menuju transformasi pengembangan game yang lebih cerdas, cepat, dan efisien melalui teknologi cloud.
Dengan lebih dari 3,3 miliar gamer di seluruh dunia dan proyeksi pasar game global mencapai USD 424 miliar dalam dekade mendatang, industri game berkembang lebih cepat dari sebelumnya. Tren seperti mobile gaming, cloud gaming, dan integrasi AI telah membuka peluang baru, baik bagi pengembang gim berskala besar maupun indie.

Razer memperkenalkan dua alat utama dalam ekosistem AI barunya, WYVRN:
- Razer Game Assistant
- Razer QA Companion
Kedua alat ini dirancang khusus untuk memberikan efisiensi, kualitas, dan pengalaman bermain yang lebih baik.
Razer Game Assistant: AI Pelatih Pribadi untuk Gamer

Pertama kali diperkenalkan sebagai Project AVA di ajang CES 2025, Razer Game Assistant memanfaatkan AI untuk memberikan bimbingan personal, analisis permainan, dan informasi performa perangkat keras secara real-time. Alat ini bisa dilatih dengan data spesifik berdasarkan genre atau judul game tertentu, lalu diintegrasikan langsung ke dalam gameplay. Dengan fitur ini, pengalaman bermain gamer akan menjadi lebih interaktif, personal, dan mendalam.
Razer QA Companion: Pengujian Game Lebih Cepat dan Cerdas
Sementara itu, Razer QA Companion hadir sebagai solusi AI untuk proses Quality Assurance (QA) game. Alat ini secara otomatis mendeteksi bug, crash, dan masalah performa, memungkinkan tim QA untuk fokus pada aspek pengalaman bermain. QA Companion juga mendukung integrasi langsung dengan mesin game populer seperti Unreal, Unity, dan sistem berbasis C++, serta menyediakan template otomatis berdasarkan genre game untuk mempercepat setup.
Razer juga menggandeng Side, penyedia layanan QA game global, guna mengembangkan sistem pengujian otomatis yang lebih canggih. Kolaborasi ini diharapkan mampu memangkas waktu pengembangan dan meningkatkan kualitas game secara keseluruhan.
Skalabilitas Global lewat AWS

Setelah debut sukses di Game Developers Conference 2025, alat-alat ini kini tengah menjalani fase beta bersama sejumlah studio besar dan indie. Dengan dukungan Amazon Bedrock—layanan Generative AI dari AWS—alat-alat ini dirancang agar mudah diintegrasikan secara aman dan efisien ke dalam proses pengembangan game modern.
“Selama dua dekade, Razer telah memimpin inovasi di dunia gaming. Kini, bersama AWS, kami mendorong batas baru dengan AI,” ujar Quyen Quach, VP Software Razer. “Kami yakin alat ini akan membantu para pengembang meningkatkan produktivitas, memangkas waktu rilis, dan menyajikan pengalaman bermain yang lebih kaya.”
Senada dengan itu, Gunish Chawla dari AWS menambahkan, “Kerja sama ini membuktikan bagaimana AI di cloud dapat mempercepat inovasi tanpa mengorbankan kualitas.”
Segera Tersedia di AWS Marketplace
Baik Game Assistant maupun QA Companion akan segera tersedia secara global melalui AWS Marketplace, memberikan akses cepat dan mudah bagi para pengembang game untuk memanfaatkan alat AI generatif yang revolusioner ini.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.wyvrn.com/razer-ai-gaming-tools/qa-companion.

