[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Midnight Murder Club mungkin bukan nama besar seperti game rilisan PlayStation lain, tapi justru itulah yang membuatnya menarik. Game FPS dengan nuansa horor ini menawarkan konsep unik: pertarungan di dalam sebuah mansion gelap gulita, di mana setiap pemain hanya berbekal senter untuk menavigasi ruang-ruang misterius.

Dengan harga yang terjangkau, Midnight Murder Club seakan menjadi alternatif multiplayer ringan yang bisa dimainkan kapan saja. Namun, di balik premis menariknya, game ini menyimpan kelebihan sekaligus kelemahan yang sayangnya membuat pengalaman jangka panjang terasa kurang maksimal. Mari kita kupas lebih dalam.

Premis yang Sederhana tapi Menegangkan

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Hal paling menonjol dari Midnight Murder Club adalah mekanik kegelapan. Saat senter dimatikan, layar pemain benar-benar gelap. Pilihannya sederhana: menyalakan senter untuk melihat jalan dengan risiko ketahuan musuh, atau bersembunyi dalam kegelapan dengan konsekuensi bisa tersergap kapan saja.

Ketegangan makin terasa karena satu serangan saja sudah cukup untuk menghabisi pemain. Alhasil, setiap pertemuan terasa mendebarkan. Konsep ini menjadikan game lebih dari sekadar FPS biasa—ada atmosfer horor yang membuatnya cocok untuk dimainkan bersama teman-teman di malam hari.

Harga Murah, Fitur Guest Pass Jadi Nilai Tambah

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Midnight Murder Club tidak mengikuti tren free-to-play. Game ini dijual dengan harga $9,99 (sekitar Rp150 ribu). Namun, ada trik jenius yang membuatnya ramah untuk dimainkan bersama: satu pembelian memungkinkan pemilik game untuk mengundang hingga lima teman secara gratis menggunakan Guest Pass.

Guest Pass membuat setiap undangan bisa mengakses seluruh konten game tanpa batasan. Fitur ini jelas mengurangi hambatan bagi mereka yang ragu mengajak teman mencoba game baru. Bagi komunitas kecil atau kelompok pertemanan, ini adalah salah satu poin terbaik yang ditawarkan Midnight Murder Club.

Masalah Matchmaking dan Pemain Random

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Sayangnya, keseruan Midnight Murder Club cepat redup bila bermain dengan orang asing. Matchmaking seringkali membuat pengalaman jadi berantakan:

  • Banyak pemain keluar di tengah permainan, merusak keseimbangan tim.

  • Mode permainan ditentukan lewat voting, bukan playlist khusus. Akibatnya, mayoritas lobby hanya memainkan Wildcards.

Bagi pemain yang ingin mencoba mode lain, harapannya hanya ada jika bisa membuat lobby privat bersama teman. Tanpa itu, pengalaman dengan pemain random lebih sering bikin frustrasi ketimbang seru.

Mode Permainan: Wildcards, Thief in the Night, hingga Headhunters

Midnight Murder Club menawarkan beberapa mode:

  • Wildcards: mode deathmatch unik di mana pemain bisa memilih kartu untuk mengubah jalannya permainan. Misalnya, kartu yang membuat semua karakter menyusut menjadi ukuran boneka, atau kartu yang memperlebar sinar senter. Mode ini paling populer dan penuh kejutan.

  • Free-for-All & Team Deathmatch: format klasik untuk pemain yang ingin adu skill secara langsung.

  • Thief in the Night: pemain harus mengumpulkan dan menyimpan harta karun di mansion.

  • Headhunters: satu tim menyerang totem, sementara tim lain bertugas mempertahankannya.

Semua mode ini sebenarnya punya potensi, terutama bila dimainkan dengan kelompok penuh. Namun, kelemahan utamanya adalah hanya ada satu map: sebuah mansion besar yang pada awalnya terasa seram, tetapi lama-lama membosankan.

Map yang Terlalu Luas

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Kelebihan map mansion adalah atmosfernya yang mencekam, tapi ukurannya yang terlalu luas justru jadi masalah. Pemain sering berputar-putar tanpa menemukan musuh, membuat ritme permainan melambat.

Memang ada fitur proximity chat yang memungkinkan komunikasi lucu antar pemain saat saling berdekatan, tapi jarang ada yang benar-benar menggunakan mikrofon. Akibatnya, pengalaman terasa sepi, berbeda jauh dari potensi seru yang ditawarkan di atas kertas.

Mode PvE: Graveyard Shift yang Mengecewakan

Selain PvP, Midnight Murder Club menyertakan mode PvE bernama Graveyard Shift. Sayangnya, mode ini justru menjadi titik terlemah.

Dalam Graveyard Shift, dua pemain harus menyelesaikan tugas berulang sambil melawan musuh AI di map yang sama. Karena map terlalu besar dan gameplay terasa repetitif, mode ini cepat membosankan. Bagi pemain yang ingin variasi, Graveyard Shift lebih terasa sebagai pekerjaan rumah ketimbang hiburan.

Lebih mengecewakan lagi, game ini tidak menyediakan bot untuk sebagian besar mode PvP. Artinya, pemain yang tidak memiliki teman cukup banyak akan kesulitan mencoba mode lain dengan lobby penuh.

Potensi untuk Trophy Hunter

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Ada sisi unik yang mungkin menarik bagi pemburu trophy. Midnight Murder Club memungkinkan pemain memulai mode sendirian tanpa lawan, tetapi tetap bisa mendapatkan trophy kemenangan. Misalnya, membiarkan timer habis di Free-for-All sudah cukup untuk mendapat trophy.

Meskipun ini kabar baik untuk trophy hunter yang ingin koleksi cepat, fitur ini jelas bukan daya tarik utama bagi kebanyakan pemain.

Bergantung pada Siapa yang Kamu Ajak Main

Kesimpulan terbesar dari review ini adalah: Midnight Murder Club sangat bergantung pada teman. Bersama kelompok penuh, game ini bisa jadi pengalaman horor-komedi yang seru, penuh teriakan panik, dan tawa lepas. Namun, bermain dengan orang asing di matchmaking hampir selalu berujung frustrasi.

Bila kamu termasuk gamer yang punya komunitas kecil yang aktif, Midnight Murder Club layak dicoba karena harga murah dan Guest Pass yang memudahkan. Tapi bila kamu lebih sering main sendirian atau hanya mengandalkan matchmaking, ada banyak opsi multiplayer lain yang lebih konsisten.

Kesimpulan

[REVIEW] Midnight Murder Club: Seru Saat Bersama Teman, Melelahkan Bila Main Sendirian

Midnight Murder Club adalah game dengan ide brilian: FPS dalam kegelapan total dengan gameplay intens. Harganya murah, fitur Guest Pass memudahkan, dan mode Wildcards bisa menghadirkan momen lucu. Namun, masalah map yang terbatas, mode PvE yang membosankan, dan matchmaking buruk membuat daya tariknya cepat memudar.

Kelebihan:

  • Konsep unik dengan atmosfer mencekam.

  • Harga terjangkau dengan Guest Pass hingga 5 teman.

  • Mode Wildcards seru dan penuh kejutan.

Kekurangan:

  • Hanya ada satu map yang cepat terasa monoton.

  • PvE Graveyard Shift membosankan.

  • Matchmaking buruk dan banyak pemain keluar.

  • Sangat bergantung pada bermain bersama teman.

Bagi gamer yang mencari game horor ringan untuk dimainkan bersama geng, Midnight Murder Club bisa jadi pilihan menarik. Tapi untuk gamer solo, game ini lebih baik dilewati.

Skor Keseluruhan: ⭐⭐⭐⭐☆ 3.8 / 5

KriteriaRating (1–5)Deskripsi
Premis & Konsep⭐⭐⭐⭐☆ (4.5)Ide unik FPS horor dalam kegelapan total dengan mekanik senter yang menegangkan. Memberi pengalaman berbeda dari FPS biasa.
Gameplay & Mekanik⭐⭐⭐⭐ (4)Intens dan seru saat dimainkan dengan teman. Namun, hanya ada satu map yang terlalu luas sehingga aksi sering terasa lambat.
Mode Permainan⭐⭐⭐☆ (3.5)Wildcards menyenangkan dengan variasi kartu unik, tapi mode lain cepat repetitif. PvE Graveyard Shift terasa membosankan.
Visual & Atmosfer⭐⭐⭐⭐ (4)Mansion gelap dengan atmosfer mencekam berhasil menciptakan ketegangan. Namun detail lingkungan kurang bervariasi.
Audio & Efek Suara⭐⭐⭐⭐ (4)Suara langkah, ketukan senjata, hingga obrolan via proximity chat menambah imersi, meski jarang ada pemain yang pakai mic.
Multiplayer & Komunitas⭐⭐⭐ (3)Sangat bergantung pada teman. Matchmaking buruk, banyak pemain keluar, dan sulit menikmati bila hanya main dengan randoms.
Konten & Replayability⭐⭐⭐ (3)Hanya satu map, progresi minim, dan cepat terasa monoton. Nilai tambah hanya ada jika dimainkan berulang dengan grup teman tetap.
Harga & Aksesibilitas⭐⭐⭐⭐☆ (4.5)Harga murah dengan Guest Pass untuk 5 teman adalah keunggulan besar yang mempermudah main bareng tanpa biaya tambahan.