Penutupan Playoff Liga Esports Nasional (LEN) 2025 berlangsung meriah berkat penampilan spesial dari penyanyi berbakat Ziva Magnolya. Bertempat di Balairung Universitas Indonesia pada Rabu malam (4/12), kehadiran Ziva langsung menyulut antusiasme penonton, memberikan sentuhan emosional dan penuh energi sebagai akhir dari rangkaian pertandingan esports yang intens selama tiga hari terakhir.
Ziva tampil membawakan sejumlah lagu andalan, mulai dari single miliknya hingga cover populer yang telah dikenal luas oleh generasi muda. Sorakan penonton memuncak ketika ia menyanyikan lagu “200K”, membuat mayoritas mahasiswa yang hadir berbondong-bondong mendekati panggung. Interaksi hangat antara Ziva dan para penonton menciptakan suasana intim yang membuat penampilan terasa begitu personal.

Sepanjang aksi panggungnya, penonton tampak larut dalam momen sing-along dan tarian spontan. Balairung berubah menjadi lautan suara yang menyatu dalam harmoni, menghadirkan atmosfer yang hangat, meriah, dan penuh kebersamaan. Ziva pun berkali-kali menyapa para penggemar di barisan depan, membuat suasana semakin hidup dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh pengunjung.
Di balik sorotan musik, malam tersebut juga menjadi penanda berakhirnya perjalanan kompetitif LEN 2025. Dewa United Osiris resmi keluar sebagai juara setelah menaklukkan EVOS Holy dengan skor 3-1 pada grand final yang penuh tensi. Kemenangan ini menutup musim kompetisi dengan dramatis dan mengukuhkan posisi Dewa United Osiris sebagai juara nasional tahun ini.

Dengan perpaduan final yang mendebarkan dan penampilan memukau dari Ziva Magnolya, penutupan LEN 2025 menghadirkan nuansa selebrasi yang sulit dilupakan. Ajang ini kembali menunjukkan bahwa esports tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga hiburan dan kebersamaan. LEN 2025 berhasil memberikan pengalaman lengkap bagi para pengunjung—dari aksi panggung hingga adrenalin pertandingan—membuktikan bahwa esports dan musik dapat berjalan berdampingan menciptakan momen yang tak terlupakan.

