ASUS Republic of Gamers (ROG) menggelar acara virtual bertajuk “Dare to Innovate” di ajang CES 2026 untuk menampilkan visi terbaru mereka soal performa gaming, desain, dan budaya. Momen ini sekaligus menjadi perayaan 20 tahun perjalanan ROG yang dikenal konsisten mendorong batas teknologi demi menghadirkan pengalaman bermain dan berkarya yang lebih imersif. Melalui jajaran produk generasi berikutnya, ROG menegaskan komitmennya untuk terus mendefinisikan ulang standar hardware gaming di tingkat global.
Dalam perayaan dua dekade ini, ROG menengok kembali perjalanan inovasinya sejak peluncuran motherboard seri Crosshair pada 2006 hingga berkembang menjadi ekosistem gaming yang mencakup laptop, desktop, motherboard, monitor, dan periferal. Semangat “For Those Who Dare” disebut sebagai fondasi utama ROG: berani melampaui pakem lama, bereksperimen, lalu mengubah ide menjadi terobosan nyata. Melalui pendekatan tersebut, ROG berupaya menghadirkan perangkat yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga relevan untuk kebutuhan gamer kompetitif dan kreator modern.

Salah satu sorotan terbesar di CES 2026 adalah kolaborasi ROG x Kojima Productions. Kolaborasi ini menggabungkan teknologi gaming performa tinggi dengan sentuhan seni storytelling yang visioner. Tujuannya bukan sekadar menghadirkan perangkat “kencang”, melainkan produk yang juga bernilai koleksi bagi gamer dan penggemar karya Kojima.
Pusat kolaborasi tersebut hadir melalui ROG Flow Z13-KJP, perangkat 2-in-1 yang fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan—mulai dari konsol gaming, tablet kreator, workstation, hingga laptop ultraportable. Perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395, grafis Radeon 8060S, serta NPU 50 TOPS untuk akselerasi AI. Dari sisi visual, Flow Z13-KJP membawa layar sentuh Nebula HDR 2.5K 13,4 inci dengan refresh rate 180Hz dan gamut warna 100% DCI-P3 untuk tampilan yang sinematik sekaligus responsif. Desainnya terinspirasi dari maskot Kojima Productions, Ludens, dan dikemas sebagai perpaduan antara engineering dan seni.
Kolaborasi ini juga diperluas lewat periferal edisi khusus. ROG memperkenalkan headset ROG Delta II-KJP dengan driver titanium 50mm, mikrofon super-wideband, konektivitas DualFlow Audio, teknologi nirkabel SpeedNova, serta daya tahan baterai hingga 100 jam. Ada pula mouse ROG Keris II Origin-KJP dengan bobot 63 gram, sensor optik 42.000 DPI, dan teknologi nirkabel SpeedNova untuk performa presisi. Untuk melengkapi setup, hadir mouse pad ROG Scabbard II XXL-KJP dengan motif Ludens yang dilukis tangan dan material tahan air, minyak, serta debu.
Di sisi desktop, ROG memperkenalkan ROG G1000, PC gaming prebuilt yang menonjolkan inovasi visual lewat kipas AniMe Holo—sistem kipas holografik yang dapat memproyeksikan visual sebagai ekspresi personal. Namun, G1000 tidak hanya mengandalkan estetika. ROG juga menonjolkan rancangan pendinginan serius melalui konsep Thermal Atrium dan pendingin cair AIO 420 mm untuk menjaga stabilitas saat sesi gaming panjang. Dari spesifikasi, G1000 diposisikan siap tempur dengan opsi GPU kelas atas, memori DDR5 hingga 128GB, serta SSD PCIe 5.0 hingga 4TB.
ROG juga memperkuat platform PC enthusiast lewat lini motherboard yang menargetkan performa dan kontrol cerdas berbasis AI. Model seperti ROG Crosshair X870E Glacial menonjolkan rancangan daya kelas flagship, fitur overclocking generasi baru, hingga konektivitas lengkap seperti USB cepat dan Ethernet 10G. Sementara ROG Crosshair X870E Dark Hero dan seri ROG Strix Neo hadir sebagai opsi untuk pengguna yang menginginkan perpaduan performa tinggi, desain elegan, serta fitur AI yang mempermudah optimalisasi sistem.

Pada sektor pendinginan, ROG memperkenalkan seri AIO yang menekankan kinerja termal, kemudahan instalasi, serta nilai estetika. Seri ROG Strix SLC/LC IV membawa pendekatan pemasangan yang lebih rapi melalui konektor inovatif, sedangkan ROG Ryuo IV 360 ARGB menawarkan layar lengkung AMOLED 6,67 inci yang bisa menampilkan informasi sistem dan konten kustom sebagai bagian dari konsep PC showcase.
Untuk urusan visual gaming, ROG menegaskan posisinya di kelas monitor OLED dengan memperkenalkan lini baru seperti ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG34WCDN. Produk ini menonjolkan refresh rate tinggi, response time ultra rendah, serta teknologi panel yang dirancang untuk warna tajam dan pengalaman kompetitif yang responsif. Selain itu, ROG juga memperkenalkan perangkat AR gaming melalui ROG XREAL R1 Gaming Glasses, yang membawa pengalaman layar besar virtual dengan refresh rate 240Hz dan latensi rendah.
Melengkapi ekosistem, ROG turut menghadirkan inovasi audio dan input seperti headset planar magnetic ROG Kithara, earbud ROG Cetra Open Wireless, serta keyboard ROG Falchion Ace 75 HE yang menawarkan kontrol aktuasi presisi dan polling rate tinggi.
Lewat CES 2026, ASUS ROG menegaskan arah baru industri gaming: perangkat yang lebih bertenaga, lebih personal, dan semakin AI-ready—tanpa mengorbankan desain dan identitas komunitas. Bagi gamer dan kreator, ini adalah sinyal bahwa generasi berikutnya bukan hanya soal FPS lebih tinggi, tetapi juga pengalaman yang lebih imersif, fleksibel, dan terintegrasi dalam satu ekosistem.

