Lita Global, perusahaan teknologi gaming yang tengah naik daun, resmi mengumumkan pembukaan kantor pusat regionalnya di Singapura. Keputusan strategis ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara yang berkembang pesat, terutama dalam sektor game online dan esports.
Platform Lita dikenal sebagai “Teammate-On-Demand”, yakni layanan yang menghubungkan para gamer berdasarkan kecocokan keterampilan serta menyediakan fitur sosial dan monetisasi. Saat ini, Lita telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna terdaftar, dengan 1,5 juta pengguna aktif setiap bulan di kawasan Asia Tenggara—mencerminkan antusiasme besar komunitas gamer terhadap pengalaman bermain yang tidak hanya seru, tetapi juga bernilai secara ekonomi.
Pemilihan Singapura sebagai basis regional bukan tanpa alasan. Negara ini dianggap sebagai pusat digital Asia dengan infrastruktur teknologi yang canggih, akses ke talenta berkualitas, serta iklim regulasi yang mendukung pertumbuhan teknologi dan inovasi. Dengan basis di Singapura, Lita berencana untuk memusatkan pengembangan teknologi, rekrutmen talenta lokal, dan memperkuat jaringan mitra regionalnya.

Dalam waktu dekat, Lita akan meluncurkan sejumlah inisiatif lokal, mulai dari kolaborasi dengan organisasi esports, pelaksanaan turnamen komunitas, hingga kemitraan strategis dengan universitas dan institusi teknologi. Semua ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan talenta muda serta menciptakan ekosistem gaming yang inklusif dan berkelanjutan.
Yihao (Daniel) Zhang, Founder dan CEO Lita, menyatakan bahwa ekspansi ke Singapura adalah langkah strategis sekaligus simbol dari nilai-nilai perusahaan. “Kami percaya pada ambisi digital, keragaman talenta, dan budaya gaming yang inklusif. Singapura merepresentasikan semua itu,” ujarnya.
Bersama Co-Founder Tracy Xu, Lita kini telah mencatat Gross Merchandise Value (GMV) tahunan sebesar USD 28 juta dan membangun tim lebih dari 120 orang yang tersebar di berbagai kota di Asia seperti Jakarta, Bali, Ho Chi Minh City, dan Seoul.
Ke depan, Lita tidak hanya fokus pada pertumbuhan pengguna, tetapi juga ingin berperan sebagai motor penggerak komunitas. Melalui fitur yang relevan secara lokal, dukungan pada kreator konten, serta kampanye yang adaptif terhadap budaya digital milenial dan Gen Z, Lita menargetkan untuk menjadi platform utama yang bukan hanya tempat bermain, tetapi juga membangun masa depan gamer Asia Tenggara.

