FPS, Game Mobile, News

9 Senjata yang Sering Jadi “Noob Trap” di Bloodstrike

Bloodstrike adalah game FPS mobile yang mengharuskan pemainnya untuk memiliki strategi yang baik, refleks cepat, dan menggunakansenjata yang tepat. Sayangnya, banyak pemain baru sering terjebak menggunakan senjata yang sekilas terlihat keren atau populer, tetapi sebenarnya kurang efektif dalam situasi kompetitif. Fenomena ini dikenal sebagai “noob trap,” di mana pemilihan senjata justru dapat membuat performa tim menurun.

Untuk itu, silakan simak ulasan ini, karena akan membahas sembilan senjata yang kerap menjadi noob trap di Bloodstrike. Tentu, dengan memahami mengapa senjata-senjata ini kurang disarankan untuk pemain baru, Anda dapat lebih bijak dalam memilih loadout dan meningkatkan pengalaman bermain Anda. Mari kita telaah agar Anda tidak terjebak dalam perangkap ini.

Senjata-Senjata yang Perlu Anda Waspadai

9 Senjata yang Sering Jadi “Noob Trap” di Bloodstrike

Dalam Bloodstrike, ada beberapa senjata yang mungkin terlihat menarik, tetapi sebenarnya kurang optimal terutama bagi pemain yang baru memulai. Berikut adalah deretan senjata yang sering jadi noob trap.

1. Shotgun Klasik

Shotgun klasik memang terlihat sangat kuat di jarak dekat, tapi perlu Anda ingat bahwa senjata ini sangat tidak efektif di peta yang luas dengan banyak area terbuka. Pemula sering kali hanya mengandalkan shotgun karena merasa mudah digunakan.

Namun, shotgun klasik memiliki mobilitas yang rendah dan akurasi yang kurang baik membuat Anda mudah dikalahkan oleh lawan. Senjata ini menjadi noob trap karena hanya efektif dalam kondisi yang sangat sempit, padahal dalam mode ranked, lebih banyak pertempuran terjadi dalam jarak menengah hingga jauh.

2. Sniper Semi-Otomatis Murah

9 Senjata yang Sering Jadi “Noob Trap” di Bloodstrike

Beberapa pemain pemula sering memilih sniper semi-otomatis karena terlihat mudah digunakan. Senjata ini memang punya kelebihan dalam kecepatan tembak dibanding sniper manual.

Namun, damage per peluru yang rendah dan recoil yang tinggi membuatnya tidak konsisten dalam menghasilkan kill. Senjata ini kerap menjadi noob trap karena gagal memberikan kill cepat, sehingga membuat Anda terekspos saat duel jarak jauh dan rentan terhadap serangan balik dari musuh.

3. Pistol Default

Pistol bawaan sering dianggap cukup untuk putaran awal permainan. Akan tetapi, damage per second (DPS) yang rendah dan kapasitas peluru yang terbatas membuatnya tidak kompetitif. Anda mungkin akan kesulitan menghadapi lawan yang menggunakan senjata utama.

Ini adalah noob trap karena pemain yang terlalu lama bergantung pada pistol akan kalah dalam duel. Khususnya saat melawan musuh yang sudah memiliki senjata utama yang lebih kuat dan efektif.

4. SMG Ringan

SMG ringan terlihat menarik karena memiliki laju tembakan yang tinggi. Senjata ini memang bisa mengeluarkan banyak peluru dalam waktu singkat.

Namun, recoil atau hentakan saat menembak sulit dikendalikan, dan kerusakan per peluru yang rendah membuatnya kurang efektif. Senjata ini menjadi noob trap karena hanya efektif melawan musuh yang tidak menggunakan armor, padahal di tingkat permainan yang lebih tinggi, hampir semua pemain sudah dilengkapi perlindungan.

5. Crossbow Eksperimental

Crossbow atau busur panah memang terlihat unik dan keren, sehingga banyak pemain ingin mencobanya. Tetapi, kecepatan mengisi ulang yang lambat dan akurasi yang sulit dijaga membuatnya kurang praktis dalam pertempuran cepat.

Pemula sering memilihnya hanya karena faktor gaya, bukan efektivitas. Ini adalah noob trap karena senjata ini jarang memberikan kontribusi nyata dalam baku tembak tim yang berlangsung dengan cepat.

6. LMG Berat

LMG (Light Machine Gun) memang menawarkan kapasitas peluru yang sangat besar, sehingga Anda tidak perlu sering-sering reload. Namun, mobilitas Anda akan sangat rendah saat menggunakannya.

Pemain pemula sering terjebak berpikir bahwa jumlah peluru yang banyak akan selalu menjadi keunggulan. Ini adalah noob trap karena Anda akan bergerak lambat dan mudah menjadi target bagi sniper atau musuh yang melakukan serangan flank (samping).

7. Revolver

Revolver terkenal karena memiliki kerusakan yang sangat tinggi per peluru. Satu tembakan bisa memberikan dampak besar pada musuh. Namun, laju tembakannya sangat lambat. Pemain pemula sering terjebak karena hanya melihat angka damage yang besar tanpa mempertimbangkan aspek kecepatan.

Memilih senjata yang tepat adalah kunci untuk mendominasi setiap pertempuran di Bloodstrike. Hindari senjata yang sudah dibahas di atas agar Anda bisa bermain lebih efektif dan meraih kemenangan. Pertimbangkan baik-baik kelebihan dan kekurangan setiap senjata sebelum Anda memutuskan loadout yang akan digunakan.

Apakah Anda sudah siap untuk menguasai medan pertempuran dengan pilihan senjata yang tepat? Mulailah bereksperimen dengan berbagai kombinasi senjata yang lebih efektif dan lihat bagaimana performa Anda meningkat di Bloodstrike.

Ingin membuat pengalaman bermain Anda menjadi lebih baik? Pastikan Anda melakukan top up Bloodstrike di Lapakgaming. Tidak hanya bisa top up game Bloodstrike, di Lapakgaming juga bisa top up PUBG dan game lainnya. Lapakgaming menawarkan transaksi yang  cepat, aman, dan dengan harga terbaik. Yuk, top up game di Lapakgaming sekarang!