Setelah mengalami gangguan besar selama hampir 24 jam pada 8 Februari 2025, PlayStation Network (PSN) akhirnya kembali berfungsi normal. Pemain kini bisa kembali mengakses layanan online, termasuk bermain game multiplayer dan berbelanja di PlayStation Store. Namun, meskipun masalah ini sudah terselesaikan, banyak gamer yang masih merasa kecewa karena Sony belum memberikan penjelasan rinci tentang penyebab gangguan ini.
Sebagai bentuk kompensasi, PlayStation menawarkan tambahan lima hari berlangganan PlayStation Plus (PS Plus) secara gratis bagi para pelanggan yang terdampak. Sayangnya, hanya pengguna yang sudah memiliki langganan PS Plus yang bisa mendapatkan kompensasi ini, sementara mereka yang tidak berlangganan tetap tidak mendapatkan benefit apa pun.
Gangguan PSN dan Kekecewaan Gamer

Gangguan yang terjadi pada PSN membuat banyak gamer tidak bisa mengakses akun mereka, bermain secara online, atau bahkan masuk ke dalam beberapa game single-player yang memerlukan koneksi server. Beberapa pengguna juga melaporkan kesulitan dalam mengakses PlayStation Store, yang tentu saja menjadi masalah besar bagi mereka yang ingin membeli atau mengunduh game baru.
Sony sendiri tidak memberikan penjelasan detail mengenai penyebab masalah ini. Dalam unggahan resminya di X (sebelumnya Twitter), PlayStation hanya menyebutkan bahwa gangguan tersebut terjadi karena “masalah operasional”, tanpa memberikan informasi lebih lanjut. Hal ini memicu kritik dari komunitas gamer yang menuntut transparansi lebih dari perusahaan.
Kompensasi 5 Hari PS Plus Gratis, Cukup atau Tidak?
Network services have fully recovered from an operational issue. We apologize for the inconvenience and thank the community for their patience. All PlayStation Plus members will automatically receive an additional 5 days of service.
— Ask PlayStation (@AskPlayStation) February 9, 2025
Langkah Sony dalam memberikan tambahan lima hari PS Plus gratis sebenarnya merupakan bentuk itikad baik untuk meredakan kekecewaan para pengguna. Dengan langganan PS Plus, pemain bisa mengakses multiplayer online, mendapatkan game gratis setiap bulan, serta diskon eksklusif di PlayStation Store.
Namun, banyak gamer menilai kompensasi ini tidak cukup adil, terutama bagi mereka yang tidak memiliki langganan PS Plus. Selama gangguan PSN terjadi, bukan hanya pemain multiplayer yang terdampak, tetapi juga mereka yang ingin mengakses game digital yang dibeli melalui PlayStation Store. Fakta bahwa mereka tidak mendapatkan kompensasi apa pun membuat banyak orang mempertanyakan keputusan Sony.
PSN Down dan Masa Depan Digital Gaming
Gangguan PSN kali ini juga kembali mengingatkan komunitas gaming akan risiko sepenuhnya bergantung pada layanan digital. Dengan semakin menurunnya penjualan media fisik, baik PlayStation maupun Xbox semakin mengarahkan pemain ke ekosistem digital. Namun, insiden seperti ini membuktikan bahwa layanan online masih memiliki potensi gangguan yang bisa membatasi akses pengguna terhadap game yang sudah mereka beli.
Bagi banyak orang, gangguan ini adalah peringatan bahwa media fisik masih perlu dipertahankan sebagai opsi cadangan bagi para gamer.
Apakah lima hari langganan PS Plus cukup sebagai kompensasi? Atau seharusnya Sony memberikan sesuatu yang lebih?

