Console, News, PC

Unleash the Avatar, Game Action RPG Open World Asal India yang Punya Gameplay Soulslike!

Industri game India kembali menjadi sorotan setelah YouTuber sekaligus entrepreneur, Varun Mayya, resmi memperlihatkan teaser perdana untuk proyek ambisiusnya berjudul Unleash the Avatar. Game bergenre action RPG dunia terbuka ini digarap oleh studio miliknya, Aeos Games, menggunakan Unreal Engine 5. Proyek yang sebelumnya dikenal dengan nama Project 11A tersebut mengambil latar di Vishwapur, sebuah kota fiksi modern India yang sarat inspirasi dari mitologi Hindu, khususnya Ramayana.

Teaser Perdana: Dunia Modern dengan Sentuhan Mitologi

Dalam video berdurasi hampir 30 menit di kanal YouTube-nya, Mayya menunjukkan konsep awal, teknologi yang digunakan, hingga cuplikan early alpha build yang seluruhnya “100% direkam dari dalam mesin game.” Teaser menampilkan detail lingkungan kota: kawasan kumuh beratap seng, jemuran pakaian, serta gedung-gedung pencakar langit yang mengingatkan pada lanskap Mumbai.

Pemain diperlihatkan karakter utama yang bergerak secara stealth untuk menghabisi lawan, lalu berlanjut ke pertempuran pedang melawan beberapa musuh, termasuk polisi. Game ini juga menampilkan fitur shrine sebagai titik istirahat atau fast travel, sistem inventori, hingga pertarungan sinematis melawan bos bernama Kshudita Asura. Indikator bahaya yang muncul bertuliskan “संकट” (sankat) dalam bahasa Hindi memberi nuansa khas lokal. Menariknya, karakter utama juga memiliki kemampuan sihir untuk mengubah bentuk pedang dan bertransformasi ke wujud ilahi.

Proses Pengembangan: Cepat, Padat, dan Ambisius

Unleash the Avatar, Game Action RPG Open World Asal India yang Terinspirasi Dark Souls!

Menurut Mayya, apa yang ditampilkan hanyalah sebagian kecil dari konten yang sudah dibangun. Ia menegaskan bahwa pengembangan Unleash the Avatar minim penggunaan AI. Dengan tim berjumlah 40 orang, proyek ini sudah mencapai tahap alpha hanya dalam waktu delapan bulan.

Hal lain yang menonjol adalah klaim bahwa game ini memiliki salah satu perpustakaan pemindaian (scan library) terbesar di dunia. Lebih dari seribu aset nyata dipindai menggunakan kamera canggih, termasuk arsitektur abad ke-15 di Chanderi, Madhya Pradesh. Bangunan, lantai, hingga jalanan dipindai dengan bantuan drone. Bahkan, pakaian tradisional India dipindai menggunakan rig sederhana dari kursi sebagai bagian dari pendekatan jugaad khas India. Semua aset ini kemudian dipoles ulang oleh artis 3D untuk menghasilkan detail otentik.

Inspirasi Cerita: Adaptasi Longgar Ramayana

Unleash the Avatar, Game Action RPG Open World Asal India yang Terinspirasi Dark Souls!

Unleash the Avatar disebut sebagai adaptasi longgar Ramayana yang dipindahkan ke dunia modern. Mayya menekankan bahwa kisah game ini ditulis dengan penuh penghormatan pada sumber aslinya. Alur cerita dimulai dengan perjalanan mencari kebijaksanaan sebelum karakter utama perlahan mendapatkan kekuatan. Dengan pendekatan ini, Aeos Games berharap bisa menghadirkan pengalaman bermain yang relevan namun tetap menghormati nilai budaya India.

Sambutan Komunitas: Antusiasme dan Skeptisisme

Unleash the Avatar, Game Action RPG Open World Asal India yang Terinspirasi Dark Souls!

Seperti biasa, pengumuman game buatan India selalu memicu diskusi hangat. Komentar di YouTube mayoritas optimistis, banyak yang mengapresiasi langkah Mayya untuk membawa standar baru ke industri game lokal. Salah satu komentar menuliskan, “Akhirnya ada yang tidak sekadar mengeluh soal industri game India, tapi benar-benar mencoba memperbaikinya dengan caranya sendiri.”

Namun di forum Reddit, respons lebih beragam. Banyak yang skeptis dengan klaim pengembangan game dunia terbuka dalam delapan bulan. Beberapa juga menyoroti pilihan Unreal Engine 5 yang dianggap terlalu berat untuk perangkat kelas menengah, padahal mayoritas gamer India masih menggunakan PC berspesifikasi rendah. Kritik lain menyoroti perubahan judul video pengumuman yang beberapa kali diubah dari “India’s First Super High Quality Game” menjadi “India’s First Soulslike Game” hingga “Realistic Game from India,” menimbulkan kesan arah pengembangan yang belum jelas.

Di X/Twitter, diskusi lebih menekankan aspek gameplay. Salah satu komentar populer berbunyi, “Grafik tinggi dan nuansa lokal bisa menarik pemain, tapi hanya gameplay yang akan membuat mereka bertahan.” Mayya sendiri menegaskan bahwa gameplay adalah fokus utama timnya dan menjadi faktor penentu keberhasilan.

Kontroversi Kecil dan Harapan Besar

Tak lepas dari kontroversi, muncul kabar soal penggunaan nama seorang karyawan Masala Games dalam daftar tim Aeos Games tanpa seizin yang bersangkutan. Namun isu ini kemudian diklarifikasi oleh analis game Rishi Alwani sebagai masalah internal karyawan, bukan antar perusahaan, dan telah diselesaikan.

Dengan rencana rilis pada Fall 2026, masih ada waktu panjang bagi Aeos Games untuk membuktikan keseriusan mereka. Meski penuh tantangan, Unleash the Avatar membawa harapan besar: lahirnya game aksi RPG berkualitas tinggi dari India yang bisa bersaing di panggung global.