Esports, Event, News

PBNC Bisa Hadir di Kotamu! Zepetto Buka Peluang Venue di Luar Jakarta, Ini Tantangannya

Point Blank National Championship (PBNC) dikenal sebagai panggung tertinggi bagi skena kompetitif Point Blank Indonesia. Selama ini, Jakarta menjadi lokasi yang paling lekat dengan penyelenggaraan PBNC. Namun, peluang PBNC digelar di kota lain ternyata terbuka lebar. Hal itu disampaikan langsung oleh tim Zepetto Indonesia saat sesi tanya jawab bersama media dalam press conference yang berlangsung pada Kamis (15/1).

Esports Staff – Marketing Division Zepetto Indonesia, Laurenzo Jordan Santana, mengungkapkan bahwa ada beberapa kota yang dinilai punya potensi kuat apabila PBNC suatu saat tidak lagi berpusat di Jakarta. Ia menyebut Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar sebagai tiga kandidat teratas, mengacu pada kekuatan ekosistem kompetitif di wilayah tersebut.

“Kalau bukan Jakarta, dari tim-tim kami yang turnamen regional, PBRS, itu yang banyak ada Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar. Itu lumayan gede juga. Jadi tiga kota itulah yang mungkin untuk PBNC,” ujar Laurenzo.

Menurutnya, ketiga kota tersebut dinilai memiliki basis komunitas dan aktivitas kompetitif yang solid. Indikator utamanya datang dari geliat tim-tim yang rutin tampil di turnamen regional Point Blank Rising Star (PBRS). Dengan kata lain, kota-kota ini tidak hanya ramai pemain, tetapi juga punya “mesin kompetisi” yang terus berjalan—mulai dari komunitas, scrim, sampai regenerasi roster.

PBNC Bisa Hadir di Kotamu! Zepetto Buka Peluang Venue di Luar Jakarta, Ini Tantangannya

Meski begitu, wacana memindahkan venue PBNC tidak bisa diputuskan hanya berdasarkan jumlah komunitas atau antusiasme tim. Project Manager Point Blank Indonesia, Lukman Rizky Eldani, menegaskan bahwa aspek teknis tetap menjadi pertimbangan utama. Ia menjelaskan bahwa selama penyelenggaraan masih berada di Pulau Jawa, kendala yang dihadapi cenderung lebih minim. Namun, situasinya akan berbeda saat event harus bergeser ke luar pulau.

Tantangan paling krusial adalah logistik, terutama terkait kebutuhan perangkat kompetisi seperti PC yang digunakan dalam pertandingan. Distribusi dan pengiriman perangkat dalam jumlah besar membutuhkan perencanaan matang, biaya tambahan, serta waktu pengiriman yang lebih kompleks. Untuk kota seperti Makassar—yang berada di luar Pulau Jawa—tim penyelenggara perlu memastikan seluruh perangkat tiba tepat waktu, aman, dan dalam kondisi siap pakai, karena standar turnamen nasional menuntut kualitas teknis yang konsisten dari awal hingga akhir acara.

Di sisi lain, PBNC XVI juga dipastikan akan hadir dengan format yang lebih “to the point” dan penuh tekanan. Lukman memastikan bahwa PBNC XVI menggunakan format single elimination. Format ini dipilih untuk membangun atmosfer pertandingan yang serius sejak ronde awal, sekaligus mendorong tim tampil agresif tanpa ruang untuk bermain aman.

Dengan sistem single elimination, satu kesalahan bisa langsung berakibat fatal. Tidak ada kesempatan “balas” di lower bracket. Setiap match adalah hidup-mati, sehingga strategi, komunikasi, dan mental tanding benar-benar diuji sejak match pertama. Buat penonton, format ini biasanya menghadirkan momen yang lebih intens karena setiap pertandingan punya stakes tinggi.

PBNC XVI sendiri menjadi puncak rangkaian kompetisi Point Blank Indonesia sepanjang 2025, sekaligus panggung pembuktian bagi tim-tim terbaik nasional. Turnamen ini juga diposisikan sebagai perayaan besar komunitas, sejalan dengan berbagai pembaruan yang sudah hadir di awal 2026—mulai dari Rank Up Reward, peralihan ke Z-Launcher, hingga kehadiran skin senjata edisi PBNC yang menambah hype menjelang puncak musim kompetitif.

Menariknya, puncak acara PBNC XVI pada 18 Januari 2026 juga akan dimeriahkan oleh penampilan spesial J-Rocks sebelum laga final berlangsung. Kehadiran band ini diharapkan mampu menaikkan energi venue dan memberi hiburan tambahan bagi penonton, baik yang hadir langsung maupun yang menyaksikan secara online.

Dengan peluang venue di luar Jakarta yang mulai dibahas, PBNC bukan tidak mungkin suatu hari benar-benar “tur” ke kota-kota besar lain. Namun, sebelum itu terwujud, PBNC XVI siap lebih dulu menghadirkan pertarungan ketat dalam format single elimination, lengkap dengan atmosfer grand final yang makin meriah. Jadi, pastikan kamu tidak melewatkan keseruannya—karena di PBNC, satu match saja bisa jadi momen penentu sejarah.