Genigods Lab resmi mengumumkan game action RPG hardcore terbaru berjudul Genigods: Nezha. Menariknya, proyek ini dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 dan langsung memperlihatkan identitasnya sebagai game berorientasi pertarungan intens, responsif, serta penuh tekanan—cocok untuk pemain yang suka menantang refleks dan timing.
Dalam cerita, pemain berperan sebagai “Spirit Pearl”, kehidupan pertama yang diciptakan oleh Nüwa dari unsur tanah, air, dan api. Spirit Pearl tersebut kemudian bereinkarnasi menjadi Nezha. Perjalanan game akan membawa pemain menyelami kisah-kisah terkenal dari mitologi penciptaan Tiongkok, menghadapi dewa-dewa raksasa, dan mempelajari kemampuan bertarung yang terinspirasi dari duel “celestial battle” bergaya Tiongkok.

Salah satu daya tarik utama Genigods: Nezha ada pada sistem combat yang memberikan dua gaya bertarung berbeda, dengan transisi yang dibuat mulus. Saat bertarung di darat, pemain menggunakan Fire-Tipped Spear milik Nezha untuk serangan jarak dekat, parry, dan pertukaran pukulan yang menuntut ketepatan. Ketika berpindah ke udara, pemain akan menunggangi Wind Fire Wheels untuk bergerak cepat, mengeksekusi serangan agresif, serta merangkai combo aerial yang lebih bebas dan stylish. Pola ini membuat pertarungan terasa dinamis: bukan hanya “spam skill”, tetapi mengatur posisi, jarak, dan momentum.
Pengembang juga menyebut inspirasi penting mereka berasal dari filosofi “Be Water” milik Bruce Lee. Nezha (Spirit Pearl) menyimpan “Divine Water” di dalam dirinya, dan kekuatan ini dapat dimanfaatkan dalam pertempuran. Pemain bisa memfokuskan energi tersebut untuk memperkuat Nezha, sekaligus memanfaatkan item magis tertentu sebagai booster kemampuan bertarung.

Secara desain, serangan-serangan Nezha banyak mengadopsi pendekatan Jeet Kune Do: adaptif, reaktif, dan efektif. Contohnya, pemain dapat membentuk air menjadi serangan cepat seperti One-Inch Flash untuk memecah armor musuh, atau melepasnya sebagai serangan area lebar semacam Dragon’s Kick untuk menghantam banyak target sekaligus. Filosofinya jelas: bertahan dengan cerdas, membaca gerak lawan, lalu membalas di momen yang tepat—seperti air yang menyesuaikan bentuk terhadap apa pun di depannya.

Untuk saat ini, jadwal rilis (ETA) belum diumumkan. Namun, pengembang sudah membagikan spesifikasi PC. Minimum: Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 1600, RAM 16GB, GPU NVIDIA GeForce GTX 1060 atau AMD Radeon RX 580, serta ruang penyimpanan kosong 100GB. Rekomendasi: Intel Core i7-9700 atau AMD Ryzen 5 5500, RAM 16GB, GPU NVIDIA GeForce RTX 2060, AMD Radeon RX 5700 XT, atau Intel Arc A750. Pengembang belum menjelaskan target setting grafis, resolusi, dan frame rate dari spesifikasi tersebut, tetapi kebutuhan storage 100GB mengindikasikan skala konten dan aset yang cukup besar.
Dengan konsep mitologi, duel udara-darat, dan combat reaktif ala “Be Water”, Genigods: Nezha terlihat mengincar pemain action RPG yang mengutamakan skill—bukan sekadar angka damage.

