Kabar membanggakan datang dari panggung internasional. Tim Nasional Esports Indonesia resmi dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang perdana SEA Esports Nations Cup 2026 yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Vietnam. Dengan performa yang mendominasi, kontingen Garuda sukses mengamankan posisi puncak setelah mengumpulkan total 446 poin.
Prestasi gemilang ini diraih berkat perolehan medali yang signifikan, yakni tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa ekosistem esports tanah air tidak hanya tumbuh subur, tetapi juga memiliki daya saing global yang mematikan.
Dominasi di Berbagai Nomor Pertandingan

Kemenangan Indonesia tersebar di beberapa nomor bergengsi. Di cabang PUBG Mobile (Solo), Alan Raynold “Satar” Kumaseh tampil konsisten dengan meraih medali emas. Keberhasilan ini semakin lengkap setelah Fazriel Haikal “Yummy” Aditya turut menyumbangkan medali perak di nomor yang sama. Keduanya kemudian berduet dan berhasil mengamankan medali perunggu di kategori PUBG Mobile (Duo).
Emas kedua dipersembahkan oleh Stefanus Aditya melalui nomor Teamfight Tactics. Tak berhenti di situ, Timnas Indonesia di nomor Crossfire: Legends juga tampil impresif di bawah arahan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup, sukses menyapu bersih kemenangan dan membawa pulang medali emas ketiga bagi Indonesia.
Langkah Nyata Menuju Esports Indonesia Mendunia
Ketua Umum PB ESI, Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan para atlet. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Gelar juara umum ini diharapkan menjadi standar baru bagi atlet Indonesia dalam menghadapi kalender kompetisi internasional berikutnya.
Rombongan pahlawan esports ini telah tiba kembali di tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Mei 2026. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan pesan tegas kepada dunia bahwa Indonesia adalah kekuatan utama dalam industri esports masa depan.

