Bagi kamu yang menyukai tantangan bullet hell tapi sering merasa kewalahan dengan kecepatan peluru yang brutal, ada kabar gembira. Joystick Ventures dan developer Effort Star baru saja mengumumkan bahwa game turn-based tactical bullet hell mereka, Enter the Chronosphere, akan resmi meluncur di Steam Early Access pada 14 Mei 2026 dengan harga bersahabat, sekitar $14.99.
Apa yang membuat game ini berbeda dari roguelike biasa? Jawabannya ada pada mekanik kontrol waktunya yang unik.
Waktu Berhenti Saat Kamu Diam

Inilah daya tarik utama Enter the Chronosphere: tidak ada yang bergerak sampai kamu melangkah. Saat kamu diam, peluru akan membeku di udara dan musuh akan menunggu, memperlihatkan ke mana arah serangan mereka selanjutnya. Begitu kamu melakukan aksi—seperti menembak, bergerak, atau melakukan dodge roll—maka dunia di sekitarmu akan ikut bergerak.
Sistem ini memberikan pemain waktu untuk merencanakan manuver gila di tengah hujan peluru tanpa kehilangan intensitas aksi yang seru. Ini adalah perpaduan sempurna antara strategi catur yang taktis dan kekacauan bullet hell yang adiktif.
Karakter Unik dan Bioma yang Luas

Pada peluncuran Early Access nanti, kamu bisa memilih tiga karakter awal dengan kemampuan berbeda: Marica (manusia terakhir di alam semesta), Urtar (seekor beruang tangguh!), dan Lillypilly (si katak keren).
Game ini juga menawarkan:
Lima Bioma Unik: Jelajahi dunia yang terinspirasi dari alam Australia hingga sarang serangga ala fiksi ilmiah klasik.
Procedural Chronospheres: Setiap sesi permainan (run) akan berbeda berkat map yang dihasilkan secara acak.
40 Jam Metaprogresi: Kamu bisa membuka kemampuan baru, senjata, dan rahasia di hub utama bernama The Starseer.
Dengan estimasi waktu bermain sekitar 30 hingga 45 menit per sesi, game ini sangat cocok untuk gamer yang mencari pengalaman gaming yang intens namun tetap fleksibel. Siapkan taktik terbaikmu dan kendalikan waktu pada 14 Mei mendatang!

