Ada kabar gembira yang sangat dinantikan oleh para pencinta MOBA. Riot Games secara resmi mengumumkan kehadiran League of Legends Classic yang akan meluncur pada update Patch 26.15 pada tanggal 29 Juli mendatang. Mode terbaru ini menjadi pembuka Season 3 tahun ini dengan membawa pemain bernostalgia ke era masa lalu, lengkap dengan map Summoner’s Rift versi awal, roster champion lawas, hingga berbagai item legendaris favorit komunitas.
Nostalgia Summoner’s Rift dan 60 Champion Lawas

Meskipun mengambil fondasi dari Season 3 tahun 2013, gameplay League Classic bukanlah sekadar tiruan dari satu patch tertentu. Mode ini merangkum elemen terbaik dari berbagai era awal LoL. Peta Summoner’s Rift klasik kembali dihadirkan dengan peningkatan modern dari segi pencahayaan, tekstur, dan bayangan demi menjaga kejelasan visual.
Saat peluncuran, tersedia roster awal berisi 60 champion lawas, mencakup 40 champion perdana serta 20 champion tambahan era 2009–2013. Kalian bisa kembali merasakan kit skill original sebelum mengalami rework. Model dasar champion juga diperbarui dengan outline bergaya tinta khas League lawas, lengkap dengan penyesuaian efek visual (VFX) serta animasi.

Tempo Strategis, Item Legendaris, dan Rune Klasik

Seiring berjalannya waktu, LoL telah berkembang menjadi game dengan mobilitas sangat tinggi dan kompleks. Di League Classic, tempo pertarungan dikembalikan seperti masa lalu. Setiap champion memiliki kelebihan dan kelemahan yang sangat jelas, sehingga mendorong tim untuk mengambil keputusan taktis yang lebih matang.
Tak hanya itu, berbagai item klasik ikonis beserta kombinasi legendarisnya kembali hadir untuk menghidupkan build paling dikenang. Sistem Rune dan Mastery versi lama juga kembali dengan mekanisme unlock yang jauh lebih simpel melalui gameplay. Untuk menjaga keseimbangan arena kompetitif sejak hari pertama, Riot juga menyediakan Rune dan Mastery default bagi seluruh pemain.
Sistem Progresi Classic Level dan Summoner’s Journey

Untuk menambah keseruan bermain, Riot Games menghadirkan fitur Classic Level yang berfungsi sebagai jalur progresi gratis untuk semua pemain. Sistem progresi satu kali ini mirip dengan level akun utama:
Reward Gameplay: Pemain bisa naik level dengan memainkannya di mode PvP draft, Co-op vs AI, atau custom game untuk mendapatkan mata uang IP, BE, Rune, dan berbagai aksesori menarik.
Summoner’s Journey: Setelah pemain sukses mencapai Classic Level 10, kalian akan memulai petualangan baru bertajuk Summoner’s Journey, dengan tahapan progres bergengsi mulai dari Salt hingga Legend.
Hadiah Seasonal Pass, Skin Classic, dan Portrait

League Classic juga menghadirkan Seasonal Classic Pass yang memiliki jalur gratis dan berbayar. Lewat pass ini, kalian bisa mengumpulkan Token Skin Classic untuk membuka Skin Classic—yaitu tampilan ikonis champion dari era 2009–2013, lengkap dengan Chroma Classic.
Ada juga item aksesori baru bernama Portrait yang akan memberikan variasi splash art unik di loading screen. Mulai dari gambar doodle hingga interpretasi ulang champion, Portrait ini ditampilkan bergantian agar pemain bisa memamerkan koleksi favorit kepada lawan.
Tentukan Masa Depan Lewat Fitur ‘The Council’
Inovasi paling revolusioner di Patch 26.15 adalah hadirnya The Council, sebuah sistem voting komunitas resmi. Meski keseimbangan game dikelola tim developer, pemain kini punya suara menentukan champion dan skin berikutnya, bahkan memengaruhi perubahan gameplay tertentu. Semakin sering kalian bermain dan meningkatkan Classic Level, semakin besar pula voting power yang dimiliki.
Executive Producer Riot Games, Paul Bellezza, menegaskan bahwa League Classic dibuat untuk menghormati akar permainan agar menjadi tempat bernostalgia yang terasa nyaman layaknya rumah sendiri bagi seluruh pemain.

