SEA Premier League Season 1 resmi menutup rangkaian kompetisinya setelah berlangsung sejak 11 Juli 2026. Buriram United Esports akhirnya keluar sebagai juara setelah melewati persaingan panjang menghadapi sejumlah tim FC Mobile terbaik dari Asia Tenggara.
Musim perdana turnamen tersebut mempertemukan 16 tim dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Selama delapan minggu, seluruh peserta memperebutkan total hadiah sebesar USD 50.000 sekaligus tiket menuju babak Playoffs.
Kompetisi menggunakan format Single Round League. Setiap tim harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin dalam 15 Match Day untuk mengamankan posisi empat besar.
Buriram United Bangkit di Babak Playoffs

Buriram United Esports menutup Group Stage sebagai pemuncak klasemen dengan 86 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari Tenacity yang menempati posisi kedua dengan 85 poin.
Sementara itu, MiTH mengamankan peringkat ketiga dengan 78 poin. King Of Gamers melengkapi daftar empat besar setelah memperoleh 72 poin.
Keempat tim kemudian bertarung dalam Playoffs Stage menggunakan format Double Elimination. Format tersebut memberikan kesempatan bagi tim yang kalah di Upper Bracket untuk melanjutkan perjuangan melalui Lower Bracket.
Perjalanan Buriram United Esports menuju gelar juara tidak berjalan tanpa hambatan. Mereka sempat terlempar ke Lower Bracket sebelum berhasil menemukan kembali performa terbaik.
Buriram akhirnya mencapai pertandingan penentuan dan berhasil mengalahkan King Of Gamers. Hasil tersebut memastikan Buriram United Esports menjadi juara SEA Premier League Season 1.
Delapan Wakil Indonesia Belum Tembus Top 4

Indonesia mengirimkan delapan tim, yaitu Ragnala Othala, EVOS Esports, GRD ID, Libas E-Sports, Elitano Esports, Oxygen, Cosmo Esports, dan Kaki Bangku FC.
Thailand menjadi negara dengan perwakilan terbanyak lainnya melalui FAZE, MiTH, Buriram United Esports, Tenacity, King Of Gamers, 7SevenTH, dan FC147 Esports TH. Malaysia diwakili Gas Esports MY.
Sayangnya, belum ada wakil Indonesia yang mampu menembus empat besar pada musim perdana. Perebutan tiket terakhir menuju Playoffs bahkan berlangsung ketat hingga Match Day 15.
Meski demikian, kompetisi ini memberikan kesempatan penting bagi tim Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi kekuatan FC Mobile dari negara Asia Tenggara lainnya.
Berakhirnya SEA Premier League Season 1 sekaligus membuka peluang hadirnya persaingan lebih menarik pada musim berikutnya. Pengalaman musim perdana diharapkan dapat menjadi modal bagi perwakilan Indonesia untuk tampil lebih kompetitif dan memburu gelar juara.
Informasi terbaru mengenai kompetisi FC Mobile dapat dipantau melalui Instagram @FCMesports.ID dan TikTok @FCMobileEsportsID.

