Bitdefender resmi menggandeng PT Gema Informatika Abadi (PT GIA) untuk menghadirkan solusi keamanan siber bagi konsumen Indonesia. Melalui kerja sama distribusi eksklusif ini, portofolio produk konsumen Bitdefender akan tersedia lebih luas melalui jaringan reseller PT GIA di berbagai wilayah Indonesia.
Kolaborasi ini hadir di tengah meningkatnya ancaman digital yang semakin dekat dengan aktivitas harian masyarakat. Saat ini, banyak pengguna melakukan perbankan, belanja, komunikasi, hingga pembayaran tagihan secara online. Kondisi tersebut membuat perlindungan data pribadi, identitas digital, dan privasi menjadi semakin penting.

Direktur PT GIA, Mr. Chok, mengatakan bahwa konsumen membutuhkan perlindungan tepercaya untuk menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Menurutnya, Bitdefender memiliki rekam jejak inovasi dan kinerja keamanan yang kuat, sehingga menjadi mitra strategis untuk memperluas akses perlindungan digital di Indonesia.
Berdasarkan data Global Anti Scam Alliance yang disampaikan dalam pengumuman ini, 66 persen orang dewasa di Indonesia pernah mengalami penipuan dalam satu tahun terakhir. Secara global, survei terhadap 7.000 konsumen juga menunjukkan bahwa 1 dari 7 orang menjadi korban penipuan pada periode yang sama.
Perangkat mobile turut menjadi perhatian utama. Hampir setengah responden disebut tidak menggunakan solusi keamanan pihak ketiga di ponsel mereka, meski lebih dari separuh menggunakan perangkat tersebut untuk aktivitas sensitif seperti belanja online dan pembayaran tagihan.

Melalui PT GIA, Bitdefender akan menghadirkan solusi perlindungan untuk komputer, perangkat mobile, identitas digital, privasi, anti-penipuan, hingga deteksi deepfake. Produk tersebut tersedia dalam paket individu maupun keluarga, dengan perlindungan terhadap malware, phishing, penipuan online, pencurian identitas, dan ancaman digital lainnya.
Bitdefender juga menempatkan keamanan berbasis AI sebagai fokus penting. Ciprian Istrate, Senior Vice President of Operations Bitdefender Consumer Solutions Group, menyebut pelaku kejahatan siber kini memanfaatkan AI untuk membuat penipuan yang semakin meyakinkan dalam skala besar.
Untuk harga Indonesia, Bitdefender dan PT GIA belum mencantumkan harga resmi dalam pengumuman kerja sama ini. Produk konsumen Bitdefender disebut akan tersedia melalui retailer fisik dan marketplace online di Indonesia, sehingga harga dapat berbeda sesuai paket, jumlah perangkat, masa langganan, dan kanal penjualan.
Kehadiran Bitdefender melalui PT GIA diharapkan dapat memperkuat perlindungan digital bagi masyarakat Indonesia. Dengan ancaman online yang semakin canggih, solusi keamanan siber kini menjadi kebutuhan penting untuk menjaga perangkat, data pribadi, dan aktivitas digital sehari-hari.

