Blizzard Entertainment kembali menegaskan komitmennya menjaga keadilan dalam hero shooter andalannya, Overwatch 2. Sejak perilisan pada 2023, Blizzard telah memblokir lebih dari 1 juta akun yang terbukti melakukan kecurangan.
23.000 Akun Terjerat Perangkat Ilegal
Blizzard menjelaskan bahwa pencapaian ini sebagian besar berkat peninjauan terhadap 23.000 akun yang kedapatan menggunakan perangkat pihak ketiga tidak sah. Praktik ini termasuk penggunaan mouse dan keyboard di konsol (ximming) yang memberikan keuntungan tidak adil, serta bermain dalam tim bersama cheater.
Sebagai respons, Blizzard meluncurkan teknologi baru di Season 18 untuk memperketat pengawasan. Perangkat lunak ini diklaim mampu mendeteksi kecurangan lebih cepat dan lebih akurat, sehingga penegakan aturan bisa dilakukan secara konsisten.
Perubahan Penting di Season 18

Season 18 menjadi tonggak baru dalam sejarah Overwatch 2. Untuk pertama kalinya, dukungan native mouse dan keyboard resmi hadir di konsol. Dengan kebijakan ini, pemain konsol yang memilih menggunakan perangkat tersebut kini otomatis dipindahkan ke pool pemain PC.
Blizzard juga mengubah sistem klasifikasi matchmaking dari “PC & konsol” menjadi “controller” dan “mouse & keyboard”. Aturan baru ini diiringi dengan konsekuensi lebih berat bagi pelanggar. Siapa pun yang kedapatan menggunakan perangkat ilegal akan diblokir permanen, tanpa memandang peringkat maupun mode permainan.
Bentuk Kecurangan Lain
Selain perangkat ilegal, bentuk kecurangan lain yang sering ditemukan adalah penggunaan aimbot, wallhack, dan program sejenis. Semua itu kini masuk dalam prioritas utama pengawasan Blizzard. Dengan update Season 18, developer memastikan bahwa cheater akan lebih mudah dilacak sehingga kompetisi tetap sehat.
Overwatch 2 memiliki ekosistem esports besar lewat Overwatch Champions Series (OWCS). Dalam skena profesional, keputusan kecil bisa memengaruhi jalannya turnamen. Karena itu, langkah Blizzard ini dianggap krusial untuk memastikan pertandingan ditentukan oleh skill dan kerja sama tim, bukan keuntungan teknis.
Meski begitu, OWCS tetap menjadi ajang eksklusif PC. Walaupun dukungan mouse dan keyboard hadir di konsol, perbedaan performa perangkat keras membuat kompetisi tetap terpisah.
Dengan lebih dari 1 juta akun curang sudah dibasmi, Blizzard menunjukkan keseriusannya menjaga Overwatch 2 tetap kompetitif dan adil, baik bagi pemain kasual maupun profesional.

