Laptop, News, PC, Tekno & Gadget

Dukungan Windows 10 Berakhir, Mayoritas Pengguna Pindah ke Linux

Setelah satu dekade beroperasi, Microsoft resmi mengakhiri dukungan untuk Windows 10 pada awal bulan ini. Keputusan tersebut membuat sekitar 40% pengguna Windows di seluruh dunia kehilangan akses terhadap pembaruan keamanan dan fitur terbaru. Namun, yang menarik, sebagian besar pengguna ini tidak beralih ke Windows 11, melainkan bermigrasi ke Linux.

Salah satu sistem operasi yang kini menjadi pilihan populer adalah Zorin OS 18, distro Linux berbasis GNOME yang baru dirilis beberapa hari lalu. Dalam waktu hanya dua hari, Zorin OS 18 mencatat lebih dari 200.000 unduhan, dengan 72% pengguna berasal dari Windows. Angka ini menunjukkan meningkatnya minat pengguna PC untuk mencoba sistem operasi alternatif yang lebih fleksibel dan ringan.

Dukungan Windows 10 Berakhir, Mayoritas Pengguna Pindah ke Linux

Zorin OS 18 dipromosikan sebagai alternatif ramah pengguna bagi pengguna Windows dan macOS, dengan tampilan antarmuka yang bisa disesuaikan menyerupai Windows 7, 10, 11, atau bahkan macOS. Fitur ini menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna baru yang ingin mencoba Linux tanpa perlu beradaptasi terlalu lama.

Selain itu, Zorin OS 18 mendukung aplikasi Windows melalui integrasi Wine 10, yang memungkinkan pengguna menjalankan software Windows di Linux secara langsung tanpa emulator tambahan.

Dukungan Windows 10 Berakhir, Mayoritas Pengguna Pindah ke Linux

Sementara itu, pengguna yang masih bertahan di Windows 10 kini menghadapi risiko keamanan tinggi. Microsoft memang menawarkan Extended Security Update (ESU) selama satu tahun dengan biaya $61 (sekitar Rp 990 ribu) per perangkat, namun banyak pengguna menilai langkah ini tidak efisien.

Dengan persyaratan ketat Windows 11 seperti keharusan memiliki modul TPM 2.0, jutaan perangkat lama tidak bisa melakukan upgrade. Alhasil, Linux menjadi pelarian utama bagi pengguna yang ingin tetap aman, efisien, dan bebas biaya lisensi.