Isu konektor daya 16-pin (12V-2×6) yang meleleh memang menjadi mimpi buruk bagi para perakit PC, terutama pengguna kartu grafis kelas atas. Namun, kekhawatiran ini tampaknya akan segera berakhir berkat pembaruan terbaru dari software utility legendaris, MSI Afterburner.
Di tengah peluncuran seri RTX 50 dan Radeon 9000, pengembang MSI Afterburner, Unwinder, membocorkan fitur beta baru bernama “GPU Safeguard+”. Fitur ini dirancang khusus sebagai mekanisme pertahanan otomatis untuk mencegah konektor daya terbakar akibat suhu berlebih.
Cara Kerja GPU Safeguard+

Sistem ini bekerja dengan memantau suhu konektor secara real-time. Jika mendeteksi panas yang tidak wajar, software akan membunyikan alarm peringatan. Lebih canggih lagi, GPU akan dipaksa masuk ke Emergency Low Power Mode.
Dalam mode darurat ini, konsumsi daya kartu grafis Nvidia akan dipangkas drastis hingga 75%, sementara kartu grafis AMD akan dikurangi sebesar 25%. Tindakan cepat ini bertujuan untuk mendinginkan konektor sebelum terjadi kerusakan fisik fatal.
Syarat Hardware Khusus

Meskipun fitur ini sangat intuitif—bisa diaktifkan hanya dengan tombol On/Off bagi pemula—ada satu syarat khusus. Pengguna wajib menggunakan unit Power Supply (PSU) MSI terbaru yang diperkenalkan pada ajang CES lalu. Integrasi antara PSU pintar dan software Afterburner inilah yang memungkinkan pembacaan sensor suhu tersebut.
Mengingat harga GPU flagship saat ini yang setara harga motor, investasi pada PSU yang kompatibel tampaknya menjadi langkah bijak demi keamanan jangka panjang. Bagaimana menurut kalian, apakah fitur ini wajib ada di semua PSU masa depan?

