Nintendo secara resmi mengumumkan langkah besar terkait masa depan lini konsol populer mereka di pasar Eropa. Berdasarkan dokumen tanya jawab (FAQ) terbaru mengenai revisi perangkat keras, Nintendo dipastikan akan menghentikan distribusi (discontinue) untuk varian Nintendo Switch standar, Switch Lite, dan Switch OLED Model di wilayah Eropa mulai pertengahan Februari 2027 mendatang.
Meskipun demikian, para gamer di Eropa tidak perlu panik dalam waktu dekat. Pihak Nintendo menegaskan bahwa seluruh ekosistem Switch masih akan terus diproduksi sepanjang tahun 2026 dan tetap tersedia secara luas di pasar. Sebagai kilas balik untuk generasi Milenial dan Gen Z, konsol hibrida ini pertama kali menyapa dunia pada Maret 2017, disusul varian portabel Switch Lite pada 2019, dan versi layar premium Switch OLED pada 2021 lalu.
Tunduk pada Regulasi Uni Eropa: Hadirnya Baterai Lepas-Pasang

Langkah penyuntikan mati ini diambil bukan tanpa alasan. Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi Nintendo untuk mematuhi regulasi baru Uni Eropa terkait standarisasi baterai produk elektronik. Mulai musim panas ini, raksasa gaming asal Jepang tersebut akan mulai mengimplementasikan komponen baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna (user-replaceable batteries). Kebijakan baru ini secara khusus akan berfokus pada ekosistem konsol generasi terbaru mereka, yakni lini Nintendo Switch 2.
Detail Perubahan Spesifikasi dan Bobot Perangkat Keras Nintendo Switch 2
Revisi besar-besaran ini berdampak langsung pada penyesuaian kapasitas daya serta bobot dari konsol dan aksesori kontroler Nintendo Switch 2 di masa mendatang:
Konsol Nintendo Switch 2 (Rilis Musim Gugur): Kapasitas baterai menjadi 5172mAh, sedikit menyusut sekitar 1% dari versi saat ini yang sebesar 5220mAh. Bobot konsol naik menjadi sekitar 411 gram (lebih berat 10 gram). Jika dipasangkan dengan kontroler Joy-Con 2, bobot totalnya mencapai 548 gram (lebih berat 14 gram). Kontroler bawaan ini juga sudah mendukung fitur baterai lepasan.
Joy-Con 2 Pair (Rilis Musim Dingin): Tidak ada perubahan pada kapasitas baterai. Namun, bobotnya sedikit meningkat menjadi 68 gram untuk bagian kiri (+2 gram) dan 69 gram untuk bagian kanan (+2 gram).
Nintendo Switch 2 Pro Controller (Rilis Musim Dingin): Mengalami penurunan kapasitas baterai sebesar 16% menjadi 897mAh (dari sebelumnya 1070mAh). Kabar baiknya, bobot kontroler ini menjadi lebih ringan di angka 228 gram.
Selain lini utama tersebut, kontroler klasik seperti Nintendo 64 (N64) Controller untuk Switch yang rilis awal 2027 akan mengalami kenaikan bobot tipis menjadi 234 gram. Sebaliknya, GameCube (GCN) Controller untuk Switch 2 justru mendapatkan peningkatan kapasitas baterai sebesar 5% menjadi 525mAh dengan bobot baru seberat 215 gram. Langkah penyesuaian ini menjadi bukti komitmen Nintendo dalam menghadirkan inovasi yang adaptif terhadap hukum global.

