Publisher tinyBuild dan developer Mandragora resmi mengumumkan bahwa ReStory akan hadir untuk Android melalui Google Play pada 2026. Game simulasi toko servis elektronik berlatar Jepang era Y2K ini sebelumnya telah lebih dulu dirilis untuk PC melalui Steam pada 6 Agustus.
Sejak peluncurannya di PC, ReStory berhasil mencatat penjualan lebih dari 500.000 kopi. Angka tersebut menunjukkan antusiasme besar terhadap konsep unik yang menggabungkan perbaikan gadget, manajemen toko, dan cerita bercabang dalam suasana santai.
Dalam ReStory, pemain menjalankan toko servis elektronik sendiri. Tugas utamanya adalah memperbaiki berbagai perangkat ikonik dari era 2000-an, mulai dari ponsel, konsol video game, handheld, digital pet, perangkat rumah tangga, music player, kamera, hingga sistem Atari berlisensi resmi.

Gameplay ReStory berfokus pada proses restorasi perangkat secara detail. Pemain harus membuka sekrup, membersihkan komponen, menyolder, mengecat ulang, hingga merakit kembali perangkat agar bisa berfungsi seperti semula. Jika membutuhkan suku cadang, pemain dapat membelinya melalui browser bergaya lawas yang tersedia di dalam game.
Selain memperbaiki perangkat, pemain juga akan bertemu berbagai pelanggan dengan kisah masing-masing. Setiap percakapan dan keputusan yang diambil dapat memengaruhi kehidupan pelanggan, perkembangan toko, serta alur cerita non-linear yang ditawarkan.
Nuansa nostalgia menjadi daya tarik utama ReStory. Kehadiran perangkat yang terinspirasi dari teknologi 2000-an, termasuk konsol Atari 2600 dan Jaguar, membuat game ini terasa dekat dengan budaya elektronik masa lalu.

Dengan atmosfer santai, latar urban Jepang, dan mekanik servis gadget yang memuaskan, ReStory versi Android berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pemain yang menyukai game simulasi ringan tetapi tetap punya cerita dan progres bisnis yang jelas.

