4 Penny Coffins siap membawa pemain memasuki London tahun 1888 ketika resmi dirilis untuk PC melalui Steam pada 27 Oktober 2026. Bukan sekadar game misteri pembunuhan, garapan Other Ocean ini menantang pemain menguji alibi, menelusuri bukti, dan menentukan siapa yang sebenarnya menyembunyikan identitas berbahaya.
Informasi jadwal tersebut diumumkan melalui laporan Gematsu pada 14 Oktober. Di Steam, Other Ocean Interactive tercatat sebagai pengembang dan Other Ocean Group sebagai penerbit. Game ini menawarkan pengalaman pemain tunggal sekaligus permainan daring hingga delapan orang, cocok bagi kelompok yang menyukai ketegangan dan adu argumentasi.
Latar London yang diselimuti kabut menjadi tempat berlangsungnya serangkaian pembunuhan misterius. Salah satu peserta akan memerankan Ripper, pembunuh dengan kekuatan supernatural yang harus menghindari kecurigaan. Pemain lainnya bertugas mengungkap pelaku sebelum korban berikutnya berjatuhan. Masalahnya, orang yang paling aktif membantu penyelidikan mungkin justru sedang mengarahkan tuduhan kepada orang lain.

Berbeda dari permainan deduksi sosial yang terutama mengandalkan percakapan, 4 Penny Coffins memberi peran besar pada barang bukti. Pemain dapat memeriksa tempat kejadian, bertanya kepada tersangka, memantau perilaku mencurigakan, lalu menyusun informasi menjadi sebuah kesimpulan. Namun, bukti bisa dipalsukan, sehingga petunjuk yang terlihat meyakinkan belum tentu benar.
Setiap putaran dibagi menjadi tiga fase, yakni Hunt, Investigate, dan Conviction. Saat Hunt berlangsung, Ripper menjalankan aksinya. Berikutnya, peserta mengumpulkan petunjuk dan membandingkan temuan selama Investigate. Terakhir, fase Conviction memaksa kelompok mengambil keputusan berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun.
Susunan fase yang jelas juga memberi tiap peserta kesempatan untuk menyampaikan argumen, bukan sekadar berebut bicara. Putusan akhir menjadi konsekuensi nyata dari cara kelompok membaca situasi secara bersama.
Pembagian tersebut membuat ketelitian dan waktu pengambilan keputusan sama pentingnya. Terlalu cepat menuduh bisa mengorbankan peserta yang tidak bersalah, tetapi terlalu lama meragukan semua bukti dapat memberi ruang kepada pelaku. Karena peran dan keputusan pemain memengaruhi situasi, setiap sesi berpotensi menghasilkan cerita yang berbeda.

Meski mengutamakan interaksi kelompok, 4 Penny Coffins tetap menyediakan mode solo. Fitur ini memungkinkan pemain menikmati suasana investigasi tanpa harus mengumpulkan teman terlebih dahulu. Bagi yang memilih multiplayer, kemampuan menjelaskan alasan, menguji kesaksian, dan mengenali kebohongan akan menjadi bagian penting pengalaman bermain.
Ada catatan bagi pemain Indonesia. Daftar bahasa di Steam mencakup Inggris, Prancis, Jepang, Korea, Rusia, Spanyol Amerika Latin, serta Mandarin sederhana dan tradisional. Bahasa Indonesia belum tercantum, sehingga pemahaman istilah investigasi dan petunjuk berbahasa asing perlu menjadi pertimbangan sebelum bermain.
Saat diperiksa, halaman Steam masih memperlihatkan status segera hadir meskipun tanggal 27 Oktober sudah disampaikan melalui pengumuman yang diberitakan Gematsu. Pemain dapat memasukkan game ini ke wishlist sambil mengikuti pembaruan resmi menjelang peluncuran.
Dengan latar sejarah kelam, pembunuh tersembunyi, dan barang bukti yang bisa dimanipulasi, 4 Penny Coffins menawarkan alasan baru untuk tidak mudah percaya kepada rekan satu tim. Di sini, kemenangan mungkin bergantung pada satu pertanyaan sederhana: siapa yang sebenarnya sedang berbohong?

