Publisher NACON baru saja mengumumkan proyek ambisius terbaru mereka berjudul Werewolf: The Apocalypse – Rageborn. Berbeda dengan seri pendahulunya, game ini akan mengusung genre top-down Metroidvania yang dijadwalkan meluncur untuk platform PC pada tahun 2027 mendatang.
Dalam game ini, kalian akan berperan sebagai Taylor, seorang petarung yang ditakdirkan bangkit menjadi pemimpin kawanan sekaligus prajurit paling mematikan milik Gaia.
Mekanik Transformasi Tiga Wujud yang Dinamis

Salah satu fitur unggulan yang membuat Rageborn menonjol adalah sistem perubahan wujud secara real-time. Pemain dapat berganti peran secara dinamis di antara tiga wujud ikonik werewolf, di mana masing-masing memiliki spesialisasi unik untuk bertarung maupun eksplorasi:
Homid (Manusia): Fokus pada serangan jarak jauh. Wujud ini sangat ahli menggunakan senjata api dan busur silang (crossbow), serta memiliki mobilitas tinggi berkat senjata kyoketsu shoge.
Lupus (Serigala): Wujud yang mengutamakan kecepatan dan kelincahan. Sangat ideal untuk melakukan eksplorasi peta secara cepat, menyelinap (stealth), serta melakukan penyergapan sunyi.
Crinos (War Form): Ini adalah wujud pamungkas untuk menghancurkan segalanya. Dengan kekuatan fisik yang masif, Crinos mampu meluncurkan kombo berbasis Rage di jarak dekat dan menghancurkan rintangan lingkungan untuk membuka area baru.
Kustomisasi dan Progresi Organik
Pihak pengembang menjanjikan sistem pertarungan yang brutal dan visceral, di mana musuh akan beradaptasi dengan gaya bermain kalian. Untuk memperkuat karakter, pemain diwajibkan mengeksplorasi dunia guna mengumpulkan akar mistis yang memperdalam ikatan dengan Gaia.
Menariknya, Rageborn menawarkan kebebasan penuh dalam membangun karakter lewat ratusan kombinasi Gift (kemampuan khusus). Sistem progresi organik ini memungkinkan setiap pemain menciptakan build unik yang sesuai dengan preferensi strategi mereka.
Meskipun waktu rilisnya masih cukup lama, trailer perdana yang dirilis menunjukkan potensi visual dan gameplay yang sangat menjanjikan bagi para pencinta genre action-adventure. Siapkah kalian menjawab panggilan Gaia di tahun 2027 nanti?

